Jenis Sirih Gading: 10 Varietas Populer, Ciri Daun, dan Cara Memilihnya

Jenis Sirih Gading

Jenis Sirih Gading

Jenis sirih gading yang beredar di Indonesia mencakup golden pothos, marble queen, neon, jade, philo brazil, majula, dan beberapa varietas lain dengan warna daun berbeda. Tanaman rambat bernama ilmiah Epipremnum aureum atau devil’s ivy menarik banyak pencinta tanaman hias karena tumbuh cepat, tahan banting, dan cocok untuk dalam maupun luar ruangan. Selain itu, kamu akan menemukan ciri khas tiap varietas, kebutuhan cahayanya, dan tips memilih yang paling sesuai dengan rumahmu.

Mengenal Sirih Gading Sekilas

Sirih gading (pothos) adalah tanaman rambat semi-epifit dari famili Araceae. Ia menumpang pada tanaman atau benda lain untuk memanjat, tetapi tidak menjadi parasit. Selain itu, orang menyebutnya gading sirih atau money plant di beberapa negara.

Berikut taksonomi singkatnya:

  • Kingdom: Plantae
  • Famili: Araceae
  • Genus: Epipremnum
  • Spesies: Epipremnum aureum

Kamu bisa menanamnya di pot gantung, memanjatkannya pada moss pole, atau membiarkannya menjuntai dari rak. Bahkan, sebagian orang memakainya sebagai penutup tanah pengganti rumput.

Daftar Jenis Sirih Gading Berdasarkan Warna Daun

Warna daun menjadi cara paling mudah untuk membedakan varietas. Oleh karena itu, kamu bisa mengenali tiap jenis lewat ciri berikut.

1. Golden Pothos (Sirih Gading Kuning atau Emas)

Golden pothos punya daun hijau dengan belang kuning keemasan. Selain paling mudah ditemukan di toko tanaman, harganya juga terjangkau. Lagi pula, pertumbuhannya cepat dan toleran terhadap cahaya redup.

2. Marble Queen

Marble Queen memiliki daun hijau muda dengan corak putih krem yang rapat. Karena berbelang putih, varietas ini butuh cahaya terang tak langsung. Sebaliknya, saat cahaya kurang, corak putihnya memudar dan daun kembali hijau.

3. Neon Pothos

Neon tampil mencolok dengan daun kuning kehijauan cerah yang merata. Warnanya paling menyala di tempat terang. Namun, sinar matahari langsung membuat tepi daunnya cokelat dan kering.

4. Jade Pothos

Jade berdaun hijau tua polos berbentuk hati. Sebab tidak berbelang, varietas jade paling toleran terhadap ruangan gelap. Dengan demikian, kamu yang baru mulai berkebun bisa memilihnya dengan tenang.

5. Philo Brazil

Philo Brazil menonjol lewat garis kuning di tengah daun hijaunya. Sementara itu, tanaman ini butuh penyiraman lebih rutin dibanding varietas lain. Karena itu, kamu perlu mengecek kelembapan tanahnya lebih sering.

6. Majula Pothos

Majula memadukan warna hijau dengan putih keperakan yang bergradasi. Tanaman ini nyaman di ruangan dengan cahaya rendah. Selain itu, ia tumbuh baik di media air.

7. Sirih Gading Hijau (Daun Kecil)

Varietas hijau berukuran lebih kecil, tetapi daunnya lebat dan polos. Misalnya, kamu bisa memakainya untuk pagar hidup atau penutup tanah.

8. Sirih Gading Putih

Daunnya didominasi warna putih sehingga tampilannya paling kontras. Akan tetapi, kandungan klorofilnya sedikit, jadi tanaman tumbuh lebih lambat. Oleh sebab itu, kamu harus memberinya cahaya yang cukup.

9. Cebu Blue dan Satin Pothos

Cebu Blue berdaun oval kebiruan, sedangkan Satin Pothos berdaun hijau dengan bercak perak. Secara botani, para ahli memasukkan keduanya ke spesies lain (Epipremnum pinnatum dan Scindapsus pictus). Meskipun demikian, penjual tanaman biasa menggolongkannya sebagai pothos. Keduanya butuh cahaya sedang.

10. Sirih Gading Ungu dan Silver

Kamu akan menemukan istilah “ungu” dan “silver” di banyak lapak online. Oleh karena itu, waspadalah saat membeli. Warna daun ungu murni pada pothos jarang muncul, sedangkan label “silver” sering merujuk ke satin pothos. Jadi, periksa nama ilmiah dan foto daun langsung sebelum membayar.

Tabel Perbandingan Jenis Sirih Gading

VarietasWarna DaunKebutuhan CahayaTingkat PerawatanCocok untuk
Golden PothosHijau belang kuningRendah hingga sedangSangat mudahPemula, kantor
Marble QueenHijau muda belang putihTerang tak langsungSedangDekorasi dekat jendela
NeonKuning kehijauan cerahSedangMudahAksen warna ruangan
JadeHijau tua polosRendahSangat mudahRuang minim cahaya
Philo BrazilHijau dengan garis kuningSedangSedangPot gantung
MajulaHijau dan putih perakRendahMudahHidroponik, meja kerja
Satin PothosHijau bercak perakSedangSedangKolektor tanaman

Pengalaman keke Menanam Beberapa Jenis Sirih Gading

keke menaruh golden pothos, marble queen, dan neon di teras berkanopi dan di ruang tamu selama beberapa bulan. Setelah itu, saya mencatat tiga temuan.

Pertama, golden pothos bertahan paling baik. Ketika keke lupa menyiram seminggu, daunnya hanya sedikit layu, lalu pulih setelah disiram.

Kedua, marble queen kehilangan corak putihnya di sudut ruangan yang redup. Kemudian keke memindahkannya ke dekat jendela, dan daun baru tumbuh dengan belang lebih jelas.

Ketiga, neon terbakar matahari sore. Akibatnya, tepi daunnya mencokelat dalam beberapa hari. Karena itu, keke memindahkannya ke tempat teduh berparanet.

Hasilnya mungkin berbeda di rumahmu. Meskipun begitu, polanya jelas: makin banyak warna terang pada daun, makin penting pengaturan cahaya.

Cara Merawat Sirih Gading agar Tumbuh Rimbun

Semua jenis sirih gading punya dasar perawatan yang sama. Dengan demikian, kamu bisa menerapkan langkah berikut pada varietas apa pun.

Media tanam: Campurkan tanah, kompos, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan seimbang. Sebab akar butuh udara, media harus gembur dan mudah menyerap air.

Penyiraman: Siram saat lapisan tanah atas mulai kering, biasanya pada pagi hari. Selain itu, pastikan pot punya lubang drainase karena genangan air membuat akar busuk.

Pemupukan: Beri pupuk kompos atau NPK kira-kira tiga bulan sekali. Dengan begitu, tanaman mendapat nutrisi tanpa risiko kelebihan pupuk.

Cahaya dan suhu: Letakkan tanaman di tempat terang tanpa sinar matahari langsung. Sementara itu, suhu ideal berkisar 18 hingga 29 derajat Celsius.

Pemangkasan: Potong daun kuning dan sulur panjang secara berkala. Selanjutnya, tunas baru akan tumbuh dan penyakit tidak menyebar.

Hama: Kutu putih dan kutu sisik sering menyerang. Jika kamu menemukannya, usap daun dengan kapas beralkohol atau semprot minyak hortikultura.

Cara Memperbanyak Sirih Gading dengan Stek

Stek batang menjadi cara termudah memperbanyak tanaman. Berikut langkah yang bisa kamu ikuti:

  1. Potong batang sepanjang sekitar 15 cm, minimal dengan satu ruas dan satu daun.
  2. Pilih bagian pucuk karena hasilnya biasanya lebih baik.
  3. Setelah itu, tanam stek di media tanah-sekam atau rendam di air.
  4. Jika memakai media air, ganti airnya dua kali seminggu.
  5. Terakhir, pindahkan ke pot setelah akar tumbuh beberapa sentimeter.

Manfaat Sirih Gading untuk Rumah dan Kantor

Sirih gading mempercantik ruangan dan membuat suasana terasa lebih segar. Selain itu, penelitian klasik NASA menunjukkan tanaman ini mampu menyerap polutan seperti formaldehida, benzena, dan xilena dalam ruang tertutup. Namun, kamu perlu realistis. Dalam ruangan biasa, efek pembersih udaranya kecil sehingga tidak menggantikan ventilasi yang baik.

Manfaat lain yang lebih nyata:

  • Menambah kelembapan udara di sekitar tanaman.
  • Menjadi dekorasi hidup di pot gantung, planter box, atau rak buku.
  • Selain itu, akarnya membantu menyerap sisa nutrien di akuarium atau aquascape.

Peringatan: Sirih Gading Beracun bagi Hewan Peliharaan

Getah sirih gading mengandung kalsium oksalat yang mengiritasi mulut kucing dan anjing bila mereka mengunyah daunnya. Oleh karena itu, taruh pot di tempat yang tidak terjangkau hewan peliharaan dan anak kecil.

Mitos Sirih Gading Pembawa Sial

Beberapa orang percaya tanaman ini membawa sial jika tumbuh di dalam rumah. Padahal, kepercayaan tersebut bersifat budaya, dan tidak ada bukti ilmiah yang mendukungnya. Karena itu, kamu bebas menyesuaikan dengan keyakinanmu. Apabila kamu memilih menanam di luar rumah, beri naungan paranet supaya daun tidak menguning terbakar.

Cara Memilih Jenis Sirih Gading yang Tepat

Pilih varietas berdasarkan kondisi rumahmu:

  • Untuk ruangan minim cahaya, pilih jade atau majula.
  • Jika ingin perawatan minimal, pilih golden pothos.
  • Sementara itu, untuk area dekat jendela terang, pilih marble queen atau neon.
  • Adapun untuk pot gantung, pilih philo brazil atau golden pothos.

Selain itu, periksa bibit sebelum membeli. Daun segar, batang kokoh, dan tanpa bercak putih (tanda kutu) menandakan tanaman sehat.

Mulai Koleksimu Hari Ini

Setelah mengenal ragam jenis sirih gading, kamu tinggal memilih satu varietas dan mencobanya di pojok rumah. Selanjutnya, bagikan artikel ke temanmu yang gemar berkebun.

Dari selembar daun yang merambat pelan, sirih gading mengajarkan bahwa keindahan tumbuh dari perawatan sederhana yang konsisten.

Baca juga:

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apa saja jenis sirih gading yang paling populer?

Jenis paling populer adalah golden pothos, marble queen, neon, jade, philo brazil, dan majula. Di antara semuanya, golden pothos paling mudah ditemukan dan dirawat.

2. Jenis sirih gading apa yang cocok untuk ruangan gelap?

Jade pothos dan majula pothos paling toleran terhadap cahaya rendah. Meskipun begitu, beri cahaya terang tak langsung supaya pertumbuhannya tidak lambat.

3. Berapa sering menyiram sirih gading?

Siram saat lapisan tanah atas kering, kira-kira dua sampai tiga kali seminggu untuk pot di dalam ruangan. Namun, kurangi frekuensinya pada musim hujan.

4. Mengapa daun sirih gading menguning?

Penyebab utamanya penyiraman berlebihan, sinar matahari langsung, atau kekurangan nutrien. Oleh karena itu, periksa kelembapan tanah dulu, lalu atur posisi tanaman.

5. Apakah sirih gading aman untuk kucing dan anjing?

Tidak aman. Tanaman mengandung kalsium oksalat yang menyebabkan iritasi mulut, air liur berlebih, dan muntah. Karena itu, jauhkan dari jangkauan hewan peliharaan.

Referensi

  1. ASPCA. (n.d.). Devils ivy (Epipremnum aureum). American Society for the Prevention of Cruelty to Animals. https://www.aspca.org/pet-care/animal-poison-control/toxic-and-non-toxic-plants/pothos
  2. Cummings, B. E., & Waring, M. S. (2020). Potted plants do not improve indoor air quality: A review and analysis of reported VOC removal efficiencies. Journal of Exposure Science & Environmental Epidemiology, 30(2), 253–261. https://doi.org/10.1038/s41370-019-0175-9
  3. Gilman, E. F. (1999). Epipremnum aureum (Fact Sheet FPS-194). University of Florida, Institute of Food and Agricultural Sciences. https://hort.ifas.ufl.edu/shrubs/EPIAURA.PDF
  4. Henny, R. J., Chen, J., & Mellich, T. A. (2017). New Florida foliage plant cultivar: Pothos ‘Pearls and Jade’®. University of Florida, Institute of Food and Agricultural Sciences. https://edis.ifas.ufl.edu/pdf/EP/EP44100.pdf
  5. UF/IFAS Assessment of Non-native Plants in Florida’s Natural Areas. (2022). Epipremnum aureum (L.) Engl. (golden pothos) [Weed risk assessment]. University of Florida, Institute of Food and Agricultural Sciences. https://assessment.ifas.ufl.edu/site/assets/files/2560/epipremnum_aureum_wra_2022.pdf
  6. Wolverton, B. C., Douglas, W. L., & Bounds, K. (1989). A study of interior landscape plants for indoor air pollution abatement: An interim report (NASA-TM-108061). NASA John C. Stennis Space Center. https://ntrs.nasa.gov/citations/19930072988
  7. Wolverton, B. C., Johnson, A., & Bounds, K. (1989). Interior landscape plants for indoor air pollution abatement: Final report (NASA-TM-101766). NASA John C. Stennis Space Center. https://ntrs.nasa.gov/citations/19930073077
Scroll to Top