Tanaman Hias Tahan Panas: 15 Jenis Tangguh untuk Halaman dan Teras Rumah

Tanaman Hias Tahan Panas

Tanaman Hias Tahan Panas

Tanaman hias tahan panas menjadi solusi terbaik untuk kamu yang punya halaman berjemur matahari seharian. Selain itu, jenis tanaman tersebut tetap segar dan berwarna cerah meskipun suhu siang melonjak. Di iklim tropis Indonesia, kamu bahkan bisa memadukan tanaman tahan terik dengan tanaman tahan hujan. Dengan begitu, tamanmu tetap cantik sepanjang tahun.

Apa yang Dimaksud dengan Tanaman Hias Tahan Panas?

Tanaman hias tahan panas adalah tanaman dekoratif yang mampu tumbuh sehat di suhu tinggi dan sinar matahari langsung. Sebagai contoh, tanaman jenis tersebut punya jaringan daun penyimpan air atau bentuk daun runcing yang menekan penguapan. Oleh karena itu, kamu akan sering menemukan istilah tanaman tahan terik, tanaman tahan kemarau, dan tanaman toleran kekeringan untuk kelompok yang sama.

Ciri-Ciri Tanaman yang Kuat Menghadapi Terik

Sebelum membeli bibit, kamu perlu mengenali tanda-tanda tanaman tangguh.

  • Pertama, daun tebal dan berdaging menyimpan cadangan air, seperti pada lidah mertua, lidah buaya, dan sukulen.
  • Kedua, daun kaku, sempit, atau runcing mengurangi penguapan, misalnya pada cemara norfolk, pandan Bali, dan yucca.
  • Ketiga, batang tebal menampung air, sebagaimana pada kaktus, euphorbia, dan kamboja Jepang.
  • Terakhir, bunga justru rajin mekar saat mendapat sinar penuh, contohnya bougainvillea, lantana, dan portulaca.

Manfaat Menanam Tanaman Tahan Panas di Halaman

  • Pertama, perawatan terasa ringan karena kamu tidak perlu menyiram setiap hari.
  • Selain itu, taman tetap berwarna meskipun kemarau berlangsung lama.
  • Di samping itu, suhu sekitar rumah terasa lebih sejuk berkat naungan dan penguapan daun.
  • Kemudian, biaya pemeliharaan turun karena tanaman jarang mati dan jarang butuh penggantian.
  • Terakhir, pilihan bentuk dan warna sangat beragam, mulai dari sukulen mungil sampai pohon setinggi 6 meter.

15 Jenis Tanaman Hias Tahan Panas yang Layak Kamu Tanam

1. Tanaman Berbunga untuk Halaman Terik

  1. Bougainvillea (bunga kertas). Bunganya berwarna merah muda, ungu, oranye, atau putih, dan mekar paling lebat saat matahari penuh. Sesudah musim berbunga, pangkas cabangnya supaya tajuk makin rimbun.
  2. Lantana. Kelopak kecilnya mekar sepanjang musim, sehingga kupu-kupu sering berkunjung. Karena tumbuh rapat, lantana cocok sebagai pembatas taman.
  3. Kamboja Jepang (adenium). Batangnya yang menyerupai umbi menyimpan air, sehingga bunga merah mudanya mekar hampir sepanjang tahun.
  4. Bunga pentas. Tanaman tersebut berbunga sampai empat kali setahun, bahkan warna merahnya tampak mencolok dari jauh.
  5. Zinnia. Kamu bisa menabur bijinya langsung di tanah, lalu bunganya mekar dalam beberapa minggu.
  6. Tapak dara (vinca). Meskipun jarang dirawat, tanaman tersebut rajin berbunga di bawah terik.
  7. Portulaca. Bunganya membuka setiap pagi, tetapi tanaman tersebut baru tumbuh subur di media berpasir.
  8. Kembang sepatu. Bunga merahnya besar dan tanpa aroma, sehingga halaman terasa tropis dan eksotis.

2. Tanaman Daun dan Sukulen untuk Tampilan Modern

  1. Lidah mertua (sansevieria). Daunnya kaku dan tebal, sehingga tanaman bertahan di sinar langsung maupun udara kering.
  2. Kaktus dan sukulen. Keduanya menyimpan air di batang atau daun, sedangkan media berpasir membuat akarnya tetap sehat.
  3. Euphorbia (mahkota duri). Batangnya berduri dan bergetah untuk menyimpan air, sementara bunganya hadir dalam warna merah, pink, kuning, dan putih.
  4. Yucca. Daunnya runcing seperti pedang dan memberi kesan tegas. Walaupun tumbuh lambat, tanaman tersebut bertahan lama di pot.
  5. Pandan Bali. Daunnya kaku dan runcing sehingga halaman tampak seperti resor, sekaligus berfungsi sebagai pagar alami.
  6. Cemara norfolk. Tingginya bisa mencapai 6 meter, jadi tanaman tersebut menaungi halaman depan dengan baik.
  7. Lavender. Bunga ungunya harum dan menyukai sinar penuh. Namun, di dataran rendah yang lembap, kamu sebaiknya menanamnya di pot berpasir supaya akarnya aman.

Selain itu, kamu bisa menambahkan canna lily, sirih gading, aglaonema varian silver, marigold, petunia, dan rosemary sebagai alternatif.

Tabel Perbandingan Tanaman Hias Tahan Panas

TanamanKebutuhan SinarFrekuensi SiramKeunggulan Utama
BougainvilleaMatahari penuhSedangBunga lebat, tahan hujan
Lidah mertuaPenuh hingga teduhJarangHampir tidak bisa mati
Kaktus dan sukulenMatahari penuhJarangHemat air, bentuk unik
LantanaMatahari penuhSedangMekar sepanjang musim
Kamboja JepangMatahari penuhJarangBatang unik, bunga sepanjang tahun
PortulacaMatahari penuhJarangCocok untuk pot gantung
Pandan BaliPenuh hingga setengah hariSedangTampilan tropis, bisa jadi pagar
Cemara norfolkMatahari penuhSedangTinggi, memberi naungan
ZinniaMatahari penuhSedangMudah dari biji
YuccaMatahari penuhJarangDaun unik, tumbuh lambat

keke pernah menata teras depan yang terkena matahari dari pagi sampai sore. Pada dua bulan pertama, keke mencoba lidah mertua, bougainvillea, dan portulaca di pot yang berbeda. Hasilnya, lidah mertua paling tenang, sebab saya cukup menyiramnya seminggu sekali dan daunnya tetap tegak. Sebaliknya, bougainvillea sempat merontokkan daun karena keke terlalu sering menyiram. Setelah mengurangi air dan memangkas ranting, bunganya kembali bermekaran. Sementara itu, portulaca memang berbunga setiap pagi, tetapi saya harus mengganti media dengan campuran pasir dan sekam bakar supaya akarnya tidak membusuk saat hujan deras.

Dari percobaan tersebut, keke menarik satu pelajaran penting. Dengan kata lain, media tanam dan drainase menentukan keberhasilan lebih besar daripada jenis tanamannya.

Cara Merawat Tanaman Hias Tahan Panas

  1. Pertama, pilih media tanam yang porous. Campurkan tanah, sekam bakar, dan pasir supaya air cepat meresap dan akar tidak busuk.
  2. Kedua, siram secukupnya. Biarkan tanah mengering sedikit sebelum kamu menyiram lagi, sebab penyiraman berlebihan melemahkan akar.
  3. Ketiga, atur lokasi dengan cermat. Letakkan tanaman di titik yang sesuai kebutuhan cahayanya, karena beberapa jenis tetap butuh teduhan singkat saat siang sangat terik.
  4. Keempat, beri pupuk ringan. Pupuk organik atau slow release cukup satu sampai dua kali sebulan.
  5. Kelima, pangkas secara rutin. Buang daun tua dan ranting mati supaya sirkulasi udara lancar dan jamur tidak muncul.
  6. Terakhir, lindungi tanaman dari hujan berlebih. Sebagai contoh, pindahkan kaktus dan sukulen ke area agak terlindung ketika musim hujan tiba.

Panduan Memilih Tanaman Sesuai Lokasi

LokasiRekomendasi
Teras tanpa atapKaktus, sukulen, lidah mertua, yucca
Pagar dan dindingBougainvillea, sirih gading
Pot gantungPortulaca, lantana trailing, zinnia trailing
Halaman luasCemara norfolk, pandan Bali, kamboja Jepang
Pembatas tamanLantana, kembang sepatu, bunga pentas

Dengan pilihan yang tepat, kamu bisa membangun taman hijau dan berwarna tanpa repot menyiram setiap hari. Oleh karena itu, pilih tanaman sesuai cahaya, siapkan media yang porous, dan beri air seperlunya. Setelah itu, bagikan artikel tersebut ke teman atau keluarga yang sedang menata halaman.

Matahari bisa membakar tanah, tetapi tanaman yang tepat mengubah terik menjadi taman yang mekar.

Baca juga:

FAQ

1. Apa saja tanaman hias tahan panas yang paling mudah dirawat?

Lidah mertua, kaktus, sukulen, bougainvillea, dan lantana paling mudah dirawat. Selain itu, kelimanya tumbuh baik di sinar langsung, sehingga kamu cukup menyiram saat tanah mulai kering.

2. Apakah tanaman tahan panas juga tahan hujan?

Sebagian besar tahan hujan asalkan air tidak menggenang. Misalnya, bougainvillea, lantana, tapak dara, dan lidah mertua tangguh di kedua kondisi. Namun, kaktus dan sukulen perlu tempat agak terlindung saat hujan deras.

3. Seberapa sering kamu perlu menyiram tanaman tahan panas?

Siram ketika permukaan tanah mulai kering. Umumnya, tanaman berbunga butuh air dua sampai tiga kali seminggu, sedangkan sukulen cukup seminggu sekali. Meskipun demikian, kamu tetap perlu menyesuaikan jadwal dengan suhu dan ukuran pot.

4. Tanaman hias tahan panas apa yang cocok untuk pot gantung?

Portulaca, lantana trailing, zinnia trailing, bougainvillea mini, dan sirih gading cocok untuk pot gantung. Namun, pastikan pot punya lubang drainase yang baik supaya akar tidak tergenang.

5. Apakah tanaman tahan panas bisa tumbuh di dalam ruangan?

Sebagian bisa, seperti lidah mertua, aglaonema, dan sukulen, asalkan ruangan mendapat cahaya terang. Sebaliknya, bougainvillea dan lantana tetap butuh matahari langsung supaya rajin berbunga.

Scroll to Top