Cara Memperbanyak Spider Plant dari Anakan hingga Akar Baru
Cara memperbanyak spider plant (Chlorophytum comosum ) paling mudah adalah dengan memotong anakan (spiderette) yang sudah memiliki benjolan akar, lalu menumbuhkannya di air atau langsung di tanah. Alternatifnya, biarkan anakan tetap terhubung ke tanaman induk hingga berakar, atau bagi rumpun tanaman dewasa. Musim semi dan panas memberi hasil tercepat.
Apa Itu Anakan Spider Plant dan Mengapa Mudah Diperbanyak?
Anakan spider plant adalah tanaman mini yang tumbuh di ujung stolon, yaitu sulur panjang yang menjuntai dari tanaman induk. Setiap anakan merupakan klon genetik yang sudah membawa potensi akar sejak masih menempel. Kemudahan inilah yang membuat propagasi vegetatif lebih populer daripada menanam dari biji.
RHS menyebut spider plant sebagai salah satu tanaman hias termudah untuk diperbanyak karena produksi anakannya melimpah . Anakan biasanya muncul setelah tanaman cukup dewasa, sering kali karena kondisi akar yang sedikit sesak di dalam pot . Di bagian bawah anakan, kamu akan melihat benjolan kecil berwarna kecokelatan atau putih. Itulah calon akar yang menjadi kunci keberhasilan propagasi.
Tiga Metode Propagasi Spider Plant
Tiga metode utama propagasi spider plant adalah perakaran di air, penanaman langsung di tanah, dan pembiaran anakan tetap terhubung ke tanaman induk. Masing-masing punya kelebihan dan tantangan tersendiri, tergantung pengalaman dan preferensi kamu.
| Metode | Kelebihan | Kekurangan | Perkiraan Waktu Berakar |
|---|---|---|---|
| Air | Proses terlihat, minim perawatan, cepat | Akar lebih lemah, perlu adaptasi ke tanah | 7–14 hari |
| Tanah langsung | Akar lebih kuat, tidak perlu repot pindah | Tidak bisa memantau akar, risiko busuk jika terlalu basah | 2–4 minggu |
| Tetap di induk (layering) | Tingkat keberhasilan tinggi, hampir tanpa stres | Butuh pot tambahan di samping induk | 2–4 minggu |
| Pembagian rumpun | Cepat untuk tanaman besar, menghasilkan banyak anakan sekaligus | Perlu tanaman dewasa, risiko luka akar | Segera setelah tanam |
Bagaimana Cara Memperbanyak dengan Anakan di Air?
Perbanyakan dengan anakan di air menjadi metode paling populer karena kamu bisa menyaksikan akar putih tumbuh satu per satu. Cukup siapkan wadah kaca bening, air bersih, dan anakan yang sudah menunjukkan calon akar.
Langkah-langkah propagasi spider plant di air:
- Pilih anakan yang berukuran cukup besar dan memiliki benjolan akar di bagian bawahnya. Semakin besar anakan, semakin tinggi peluangnya bertahan hidup .
- Sterilkan gunting atau pisau dengan alkohol, lalu potong anakan tepat di pangkal tempat ia menempel pada stolon.
- Isi wadah kaca dengan air. Diamkan air keran selama satu jam agar klorin menguap, atau gunakan air hujan/air suling jika air keranmu keras .
- Letakkan anakan di wadah sehingga hanya bagian pangkal dan akar yang terendam. Jangan biarkan daun menyentuh air karena bisa membusuk.
- Tempatkan wadah di lokasi dengan cahaya terang tidak langsung, jauh dari sinar matahari langsung.
- Ganti air setiap beberapa hari atau saat mulai keruh.
- Setelah akar mencapai panjang 3–5 cm, pindahkan anakan ke pot kecil berisi media tanam berpori.
The Spruce mencatat bahwa akar spider plant di air biasanya terbentuk dalam tujuh hingga sepuluh hari, menjadikan metode ini yang tercepat. Namun, akar yang tumbuh di air cenderung lebih rapuh dan perlu masa adaptasi saat kamu pindahkan ke tanah.
Bagaimana Cara Menanam Spider Plant dari Stolon Tanpa Memotongnya?
Cara menanam spider plant dari stolon tanpa memotongnya disebut layering, dan metode ini punya tingkat keberhasilan tertinggi karena anakan tetap mendapat nutrisi dari tanaman induk. Kamu tidak perlu khawatir anakan kekeringan atau kekurangan makanan selama proses perakaran.
Langkah-langkah layering:
- Siapkan pot kecil berisi media tanam ringan dan berpori.
- Letakkan pot tersebut di samping tanaman induk, sejajar dengan posisi anakan yang menggantung.
- Tekan perlahan bagian bawah anakan ke dalam media tanam. Jika anakan sulit menempel, gunakan peniti taman atau kawat berbentuk U untuk menahannya.
- Jaga media tanam tetap lembap, tetapi tidak becek.
- Biarkan stolon tetap terhubung. Tanaman induk akan terus memasok air dan nutrisi.
- Setelah akar terbentuk dan anakan terasa kokoh saat kamu tarik ringan, potong stolon untuk memisahkannya.
Metode ini sangat cocok untuk kamu yang baru pertama kali mencoba propagasi karena hampir tidak ada risiko kegagalan. Anak-anak juga menyukai cara ini karena bisa melihat proses “bayi” tanaman tumbuh mandiri .
Bagaimana Cara Memperbanyak Spider Plant Langsung di Tanah?
Penanaman anakan langsung di tanah menghasilkan akar yang lebih kuat sejak awal, meskipun kamu tidak bisa memantau prosesnya secara visual. Metode ini cocok bagi kamu yang ingin melewati tahap pemindahan dari air ke tanah.
Langkah-langkah:
- Potong anakan dari stolon dengan alat yang sudah kamu sterilkan.
- Siapkan pot kecil berdiameter sekitar 8–10 cm dengan lubang drainase. Spider plant menyukai pot yang sedikit sempit .
- Isi dengan campuran media tanam untuk tanaman hias yang porous, tambahkan perlit jika perlu.
- Buat lubang kecil, tanam pangkal anakan sehingga sejajar dengan permukaan tanah.
- Siram secukupnya hingga lembap, bukan tergenang.
- Letakkan di tempat hangat dengan cahaya tidak langsung.
- Uji perakaran dengan menarik tanaman perlahan setelah dua minggu. Jika terasa ada hambatan, akar sudah tumbuh.
National Parks Board menyarankan penggunaan pupuk seimbang setiap tiga hingga empat bulan, tetapi tunda pemupukan hingga anakan menunjukkan pertumbuhan baru yang jelas .
Mengapa Spider Plant-ku Tidak Menghasilkan Anakan?
Spider plant yang tidak kunjung menghasilkan anakan biasanya belum mencapai usia dewasa, kekurangan cahaya, atau tumbuh di pot yang terlalu besar. Tanaman ini cenderung menghasilkan anakan ketika akarnya sedikit sesak di dalam pot.
Menurut NParks, spider plant yang root-bound atau akarnya memenuhi pot lebih mungkin menghasilkan anakan . Jika kamu baru memindahkannya ke pot besar, tanaman akan menghabiskan energi untuk memperluas akar dan daun, bukan bereproduksi. Berikan cahaya terang tidak langsung yang cukup dan biarkan tanaman mengisi potnya sebelum kamu mengharapkan anakan.
Faktor lain adalah usia. Tanaman muda membutuhkan waktu hingga satu tahun atau lebih sebelum mulai menghasilkan stolon . Sabar dan konsisten dalam perawatan adalah kuncinya.
Selamat mencoba, dan bagikan artikel ini jika bermanfaat untuk sesama pecinta tanaman hias.
Baca juga:
- Apakah Tanaman Philodendron Tahan Panas? Ya, Ini Batas Suhu dan Cara Merawatnya
- Cara Merawat Sirih Gading agar Cepat Tumbuh dan Rimbun (Panduan 2026)
- Apa Bedanya Adenium dan Kamboja? Cara Membedakan dari Bunga, Batang, Akar, dan Daun
FAQ
1. Berapa lama spider plant berakar di air?
Akar spider plant di air biasanya muncul dalam 7–14 hari. Dalam kondisi hangat dan cahaya cukup, beberapa anakan bahkan menunjukkan akar putih dalam waktu kurang dari seminggu. Ganti air secara berkala dan pindahkan ke tanah setelah akar mencapai 3–5 cm agar tidak terlalu rapuh.
2. Apakah anakan spider plant bisa langsung ditanam di tanah tanpa air?
Bisa. Anakan yang sudah memiliki benjolan akar dapat langsung kamu tanam di media tanam porous. Metode ini menghasilkan akar yang lebih kuat, tetapi kamu tidak bisa memantau proses perakaran. Jaga kelembapan tanah dan hindari penyiraman berlebihan yang menyebabkan busuk.
3. Mengapa anakan spider plant saya mati setelah dipindah ke tanah?
Kematian setelah pemindahan sering terjadi karena akar air rusak saat ditangani, media tanam terlalu padat, atau penyiraman berlebihan. Akar air lebih rapuh daripada akar tanah. Jaga media tetap lembap tetapi tidak becek selama dua minggu pertama dan hindari sinar matahari langsung.
4. Apakah spider plant aman untuk hewan peliharaan?
Spider plant (Chlorophytum comosum) umumnya aman untuk anjing dan kucing. Tanaman ini tidak mengandung zat toksik yang berbahaya bagi hewan peliharaan, sehingga banyak orang memilihnya untuk rumah dengan hewan.
5. Berapa banyak anakan yang bisa diambil dari satu tanaman induk?
Satu tanaman induk dewasa sanggup menghasilkan belasan hingga puluhan anakan dalam satu musim, tergantung kondisi pertumbuhan. Tidak ada batas baku, tetapi sebaiknya sisakan beberapa anakan pada tanaman induk agar penampilannya tetap rimbun dan tanaman tidak kehabisan energi.
Referensi
- Royal Horticultural Society. (2026). How to grow spider plants. RHS Growing Guide. https://www.rhs.org.uk/plants/spider-plants/growing-guide
- The Spruce. (2020). Spider Plant Propagation: How to Easily Propagate Spider Plants 4 Ways. https://www.thespruce.com/spider-plant-propagation-5087087
- National Parks Board Singapore. (2023). Spider Plant. NParks Gardening Resource Library. https://gardeningsg.nparks.gov.sg/gardening-resource-library/spider-plant/
- GrowTropicals. (2026). How do I propagate a spider plant? https://growtropicals.com/blogs/houseplant-tips-tricks/how-do-i-propagate-a-spider-plant
- Horticulture.co.uk. (2025). Rooting Plantlets From Stolons – Here’s How To Propagate Spider Plants Effectively. https://horticulture.co.uk/blogs/growing/chlorophytum-propagation
Aqilla Putri Pasla, seorang pengamat lingkungan yang berfokus pada ekologi, konservasi, dan gaya hidup berkelanjutan melalui Konten yang berbasis fakta, tips praktis, serta wawasan edukatif.



