Jenis Tanaman Janda Bolong: 8 Varian dan Cara Mengenalinya

Jenis Tanaman Janda Bolong

Jenis Tanaman Janda Bolong

Jenis tanaman janda bolong yang paling umum adalah Monstera adansonii, Monstera deliciosa, Monstera obliqua, Monstera dubia, Monstera friedrichsthalii, Monstera pinnatipartita, Monstera siltepecana, dan Monstera karstenianum. Kamu membedakannya dari ukuran daun, jumlah dan letak lubang (fenestrasi), serta pola tumbuh, apakah merambat, menjuntai, atau menempel di batang.

Apa yang Dimaksud dengan Janda Bolong?

Janda bolong adalah nama populer di Indonesia untuk tanaman hias dari marga Monstera, famili Araceae. Marga ini berasal dari hutan tropis Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Para ahli menyebut lubang pada daun itu fenestrasi. Tanaman biasanya baru membentuk lubang saat dewasa. Selain itu, cahaya yang cukup mendorong pembentukannya. Di pasar Indonesia, orang paling sering memakai nama janda bolong untuk Monstera adansonii. Namun, sebagian penjual juga memakainya untuk Monstera deliciosa yang berdaun jauh lebih besar.

Jenis Tanaman Janda Bolong yang Populer

Berikut delapan jenis yang paling sering muncul di toko tanaman dan komunitas hobiis.

1. Monstera adansonii

Monstera adansonii punya daun lonjong dengan ujung meruncing dan banyak lubang bulat atau oval yang tidak membelah tepi daun. Tanaman ini merambat atau menjuntai, sehingga cocok untuk pot gantung. Hobiis juga menyebutnya Swiss cheese vine atau monkey mask.

2. Monstera deliciosa

Monstera deliciosa berdaun besar dan lebar, dengan belahan yang terbuka sampai tepi daun serta lubang oval. Karena tumbuh besar, tanaman ini membutuhkan tiang panjat yang kokoh. Kamu juga bisa memakan buahnya, tetapi hanya setelah matang sempurna. Sebaliknya, buah mentah dan bagian tanaman lain mengandung kalsium oksalat.

3. Monstera obliqua

Monstera obliqua terkenal karena daunnya setipis kertas dengan lubang yang bisa lebih luas daripada jaringan daunnya. Selain langka, jenis ini tumbuh lebih lambat. Karena itu, banyak tanaman berlabel obliqua di pasaran ternyata adansonii dengan lubang agak besar.

4. Monstera friedrichsthalii

Monstera friedrichsthalii sekilas mirip adansonii, tetapi daunnya cenderung lebih panjang dengan lubang yang tersusun lebih teratur. Akibatnya, banyak hobiis salah mengira keduanya sama. Kebutuhan perawatannya pun mirip kerabatnya, yaitu cahaya terang tidak langsung dan kelembapan yang terjaga.

5. Monstera dubia

Monstera dubia punya fase muda yang unik. Daunnya kecil, hijau keperakan, dengan tepi lebih gelap, dan menempel rata pada permukaan panjat seperti genteng bertumpuk (shingling). Namun, saat dewasa daunnya membesar, bercuping, dan berlubang.

6. Monstera pinnatipartita

Monstera pinnatipartita (sebagian orang menulisnya pinnatipartite) memiliki daun dewasa yang terbelah dalam dengan pola menyirip. Tanaman ini memanjat dan bisa tumbuh besar. Meskipun begitu, toko umum jarang menjualnya.

7. Monstera siltepecana

Monstera siltepecana memikat lewat daun muda berwarna hijau keperakan dengan urat gelap. Daun muda ini tidak berlubang, jadi nama janda bolong kurang tepat untuk fase tersebut. Kemudian, warna keperakannya memudar saat tanaman dewasa.

8. Monstera karstenianum

Pedagang sering menyebut Monstera karstenianum sebagai Monstera Peru. Daunnya tebal, hijau tua, dan bergelombang halus, tetapi tidak berlubang. Oleh karena itu, banyak orang memeliharanya karena tekstur daun, bukan karena fenestrasi.

Perbandingan Ciri Tiap Jenis

Tabel berikut meringkas perbedaan utama. Namun, ukuran bersifat relatif karena kondisi tumbuh sangat memengaruhinya.

JenisUkuran daunPola lubangKebiasaan tumbuh
M. adansoniiKecil hingga sedangBanyak lubang bulat atau oval, tepi daun utuhMerambat atau menjuntai
M. deliciosaSangat besarBelahan terbuka ke tepi dan lubang ovalMemanjat, tumbuh besar
M. obliquaKecil, sangat tipisLubang sangat luasMerambat, tumbuh lambat
M. friedrichsthaliiSedang, memanjangLubang teraturMerambat
M. dubiaKecil saat muda, besar saat dewasaTanpa lubang saat muda, berlubang saat dewasaMenempel rata saat muda, lalu menjuntai
M. pinnatipartitaBesar saat dewasaBelahan dalam menyiripMemanjat
M. siltepecanaSedangTanpa lubang saat mudaMerambat
M. karstenianumSedang, tebalTanpa lubangMerambat

Variegata dan Albo: Varian Warna, Bukan Spesies Baru

Variegata adalah pola belang putih atau krem pada daun hijau, bukan nama spesies. Pola ini muncul pada berbagai spesies, misalnya adansonii dan deliciosa. Contoh kultivarnya adalah deliciosa Albo dan Thai Constellation.

Kolektor memburunya karena langka. Selain itu, area putih tidak memiliki klorofil, sehingga tanaman umumnya tumbuh lebih lambat daripada versi hijaunya.

Cara Membedakan Jenis Janda Bolong Saat Membeli

Cara tercepat adalah memeriksa daun dewasa, bukan hanya stek kecil. Ikuti langkah berikut:

  1. Pertama, rasakan ketebalan daun. Daun setipis kertas mengarah ke obliqua, sedangkan daun tebal bertekstur mengarah ke karstenianum.
  2. Kedua, lihat apakah lubang membelah tepi daun. Jika ya, kamu kemungkinan memegang deliciosa atau pinnatipartita.
  3. Ketiga, bandingkan rasio lubang dan daun. Lubang yang menguasai sebagian besar permukaan menandakan obliqua, sedangkan lubang kecil yang tersebar menandakan adansonii.
  4. Keempat, perhatikan fase tumbuh. Daun muda yang belum berlubang belum tentu bukan janda bolong.
  5. Terakhir, minta foto daun dewasa dari tanaman induk, lalu tanyakan asalnya.

Rhaphidophora tetrasperma Bukan Janda Bolong Sejati

Rhaphidophora tetrasperma bukan janda bolong sejati karena berasal dari marga lain. Meski begitu, penjual sering menjualnya sebagai janda bolong mini atau mini monstera.

Tanaman ini masih sekerabat dalam famili Araceae, dan daunnya berbelah serta berlubang, sehingga penampilannya mirip. Namun, kamu bisa mengenalinya dari belahan daun yang lebih dalam dan ukurannya yang lebih kecil.

Jenis Mana yang Cocok untuk Pemula?

Monstera adansonii dan Monstera deliciosa umumnya paling mudah kamu cari dan rawat. Pilih adansonii jika ruanganmu terbatas dan kamu ingin tanaman gantung. Sebaliknya, pilih deliciosa jika kamu punya sudut luas dan tiang panjat.

Untuk perawatan dasar, semua jenis ini membutuhkan cahaya terang tidak langsung, media tanam yang porus, dan penyiraman saat lapisan atas media mulai kering. Selain itu, jauhkan semuanya dari anak kecil dan hewan peliharaan karena getahnya mengiritasi.

Simpan artikel ini sebagai panduan saat berburu tanaman, lalu bagikan ke temanmu yang sedang bingung memilih janda bolong. Jenis janda bolong apa yang sekarang kamu pelihara? Tulis jawabanmu di medsosmu.

Baca juga:

FAQ

1. Apa saja jenis tanaman janda bolong?

Janda bolong yang sering kamu temui meliputi Monstera adansonii, Monstera deliciosa, Monstera obliqua, Monstera dubia, Monstera friedrichsthalii, Monstera pinnatipartita, Monstera siltepecana, dan Monstera karstenianum. Selain itu, ada kultivar variegata seperti Albo dan Thai Constellation. Namun, kultivar itu bukan spesies baru, melainkan varian warna dari spesies yang sama.

2. Apa beda janda bolong adansonii dan deliciosa?

Monstera adansonii berdaun lebih kecil dengan lubang bulat atau lonjong yang tidak membelah tepi daun, dan tumbuh merambat atau menjuntai. Sebaliknya, Monstera deliciosa berdaun jauh lebih besar dengan belahan terbuka sampai tepi serta lubang oval. Selain itu, deliciosa tumbuh lebih besar dan butuh tiang panjat yang kokoh.

3. Janda bolong jenis apa yang paling langka?

Monstera obliqua, dengan daun setipis kertas dan lubang yang bisa melebihi luas helaian daun, termasuk jenis paling langka. Selain itu, kolektor memburu varian variegata, misalnya deliciosa Albo, karena pola belang putihnya sulit muncul secara konsisten. Umumnya harga jenis ini lebih mahal, sehingga kamu perlu memeriksa keasliannya sebelum membeli.

4. Apakah semua janda bolong berlubang?

Tidak. Daun muda sebagian besar Monstera belum berlubang, dan lubang baru muncul saat tanaman dewasa serta mendapat cukup cahaya. Selain itu, beberapa jenis, seperti Monstera karstenianum, memang tidak berlubang, sedangkan Monstera siltepecana tidak berlubang pada fase mudanya. Karena itu, nama janda bolong tidak selalu menggambarkan wujud daunnya.

5. Apakah janda bolong beracun?

Ya, Monstera termasuk famili Araceae yang mengandung kristal kalsium oksalat. Jika hewan atau anak menggigit tanaman ini, getahnya dapat memicu iritasi mulut, rasa perih, dan bengkak ringan. Oleh karena itu, letakkan tanaman di luar jangkauan mereka, lalu hubungi dokter atau dokter hewan jika gejala muncul.

Scroll to Top