Peace Lily di Air
cara menanam dan merawat peace lily di air bergantung pada empat hal: memilih tanaman yang sehat, memakai air bebas klorin, memberi cahaya terang tidak langsung, dan mengganti air secara rutin. Selain itu, kamu tidak perlu tanah, pot besar, atau jadwal siram yang rumit. Cukup siapkan vas bening, air bersih, dan tanaman dengan akar yang sudah dibersihkan.
Mengenal Peace Lily dan Alasan Tanaman Hias Indoor Cocok Hidup di Air
Peace lily, atau Spathiphyllum, termasuk tanaman hias dalam ruangan yang populer. Daunnya hijau tua mengilap, sedangkan bunganya putih elegan. Selain cantik, tanaman ini mudah beradaptasi dengan hidroponik sederhana, yaitu budidaya tanpa tanah dengan akar terendam air.
Menanam di air juga punya keuntungan praktis. Misalnya, kamu tidak perlu memikirkan kualitas tanah, hama tanah, atau jadwal penyiraman. Selain itu, vas kecil pun muat di meja kerja, rak, atau kusen jendela.
Alat dan Bahan yang Perlu di Siapkan
Sebelum mulai, kumpulkan semua perlengkapan berikut agar prosesnya berjalan lancar.
| Kebutuhan | Pilihan yang disarankan | Alasan |
|---|---|---|
| Wadah | Vas atau toples kaca bening, atau pot keramik kokoh | Dengan wadah bening, kamu bisa memantau warna akar dan kejernihan air |
| Air | Air suling, air mineral, air saring, atau air keran yang diendapkan 1–2 hari | Sebab klorin bisa membuat daun layu |
| Tanaman | Peace lily muda atau anakan dengan minimal 2 daun | Tanaman muda lebih mudah beradaptasi |
| Penahan tanaman | Tutup toples atau pot plastik berlubang | Dengan begitu, daun tetap di atas air dan akar tetap di dalam air |
| Pupuk | Pupuk seimbang larut air | Karena itu, nutrisi tercukupi dalam jumlah kecil |
Cara Menanam Peace Lily di Air Langkah demi Langkah
- Pertama, pilih tanaman yang sehat. Ambil peace lily muda atau pisahkan anakan dari induknya, sebab tanaman tua yang sudah mapan lebih sulit beradaptasi dengan media air.
- Kedua, siapkan wadah. Cuci vas sampai bersih, lalu isi dengan air suling atau air saring. Jika kamu memakai air keran, diamkan selama satu sampai dua hari supaya klorin menguap.
- Ketiga, keluarkan tanaman dari pot. Angkat dengan hati-hati agar akar tidak patah.
- Keempat, bilas akar. Alirkan air perlahan sampai tanah terlepas semua. Setelah itu, buang daun kering dan layu.
- Kelima, rendam akar. Masukkan akar ke dalam vas, lalu jaga daun tetap di atas permukaan air. Tutup toples atau pot plastik berlubang membantu menahan posisi tanaman sekaligus mengurangi penguapan.
- Terakhir, letakkan vas di tempat terang. Pilih lokasi dengan cahaya terang tidak langsung, jauh dari sinar matahari yang menyengat.
Cara Merawat Peace Lily di Air agar Tumbuh Subur
1. Cahaya
Taruh vas di dekat jendela yang terang. Sebaliknya, sinar matahari langsung bisa menghanguskan daun. Di sisi lain, ruangan gelap memperlambat pertumbuhan dan fotosintesis.
2. Kualitas dan Tinggi Air
Periksa tinggi air secara rutin, lalu tambahkan air bila permukaannya turun. Akar harus selalu terendam. Selanjutnya, ganti seluruh air setiap dua sampai tiga minggu dan bilas wadah sebelum mengisi ulang. Dengan begitu, alga dan genangan berbau tidak sempat muncul.
3. Nutrisi
Peace lily menyerap nutrisi lewat akar. Karena itu, tambahkan sejumput pupuk seimbang larut air setiap empat sampai lima kali penggantian air. Namun, jangan berlebihan, sebab pupuk pekat justru menumpuk garam. Selain itu, bilas akar di bawah air mengalir setiap beberapa bulan untuk membuang sisa garam dan pupuk.
4. Kebersihan dan Pemangkasan
Cabut daun kuning atau cokelat sesegera mungkin. Selain menjaga penampilan, pemangkasan memperlancar sirkulasi udara di sekitar tanaman.
5. Pantau Kesehatan Akar
Akar sehat berwarna putih dan kencang. Sebaliknya, akar cokelat atau lembek menandakan busuk akar. Jika kamu menemukannya, angkat tanaman, potong bagian yang busuk, lalu ganti air dan wadahnya. Namun, kalau kondisinya tidak membaik, pindahkan tanaman ke tanah.
Cara Memperbanyak Peace Lily di Air dengan Stek
Perbanyakan lewat pemisahan rumpun atau stek terbilang mudah. Ikuti alur berikut:
- Pertama, tunggu sampai tanaman memiliki sedikitnya enam sampai delapan daun sehat.
- Kedua, pisahkan satu bagian yang memiliki minimal dua daun dan akar.
- Ketiga, iris pangkalnya dengan pisau bersih, lalu uraikan akar yang saling melilit.
- Setelah itu, tanam kembali tanaman induk dan pindahkan stek ke wadah baru.
- Terakhir, cabut daun yang menguning supaya tenaga tanaman fokus ke daun baru.
Sebagai tambahan, stek dengan lebih banyak daun cenderung lebih produktif.
Masalah dan Solusinya
Meskipun perawatannya mudah, peace lily di air kadang menunjukkan gejala tertentu. Karena itu, gunakan tabel berikut sebagai rujukan cepat.
| Gejala | Kemungkinan penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Daun menguning | Daun tua alami, kurang nutrisi, atau air kotor | Pangkas daun, lalu ganti air dan beri pupuk encer |
| Ujung daun cokelat | Klorin dalam air atau sinar matahari langsung | Pakai air suling atau air endapan, kemudian geser ke tempat teduh |
| Akar lembek dan cokelat | Busuk akar | Potong akar yang rusak, setelah itu ganti air dan bersihkan wadah |
| Air berlumut | Cahaya berlebih atau air jarang diganti | Bilas wadah, ganti air, dan kurangi paparan matahari |
| Pertumbuhan lambat | Musim dingin atau cahaya kurang | Tambah cahaya terang tidak langsung, sambil bersabar menunggu musim hangat |
Manfaat Peace Lily sebagai Tanaman Hias di Air
- Pertama, perawatannya lebih ringan dibanding tanaman tanah.
- Kedua, tanaman cocok untuk ruang kecil seperti meja, rak, dan kusen jendela.
- Ketiga, kamu bisa memindahkannya tanpa repot repotting.
- Selain itu, kamu bebas bereksperimen dengan wadah dan elemen dekoratif.
- Terakhir, daun hijau dan bunga putihnya memberi suasana segar dalam ruangan.
Meskipun begitu, perhatikan satu catatan keamanan. Peace lily beracun bila dimakan kucing, anjing, atau anak kecil. Oleh sebab itu, letakkan vas di tempat yang sulit dijangkau.
Kamu sudah mencoba menanam peace lily di air? share artikel ke teman atau keluarga yang suka tanaman hias. Tanaman paling subur bukan tumbuh dari tanah terbaik, melainkan dari perhatian kecil yang kamu berikan setiap hari.
Baca juga:
- Mengapa Bunga Peace Lily Berubah Hijau? Penyebab dan Cara Mengatasinya
- Peace Lily Sebaiknya Diletakkan di Mana? Lokasi Terbaik di Rumah
- Jenis Tanaman Lidah Mertua untuk Indoor: 10 Pilihan Tahan Cahaya Redup dan Mudah Dirawat
- Jenis Sirih Gading: 10 Varietas Populer, Ciri Daun, dan Cara Memilihnya
- Tanaman Mirip Lidah Mertua: 13 Jenis dan Cara Membedakannya
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Bagaimana cara menanam peace lily di air?
Bersihkan akar dari tanah, lalu masukkan akar ke vas berisi air suling atau air bebas klorin. Setelah itu, jaga daun tetap di atas air dan taruh vas di tempat terang tanpa sinar matahari langsung.
2. Air apa yang terbaik untuk peace lily?
Air suling, air mineral, atau air saring paling aman. Namun, jika kamu memakai air keran, diamkan satu sampai dua hari supaya klorin hilang.
3. Seberapa sering mengganti air peace lily?
Ganti seluruh air setiap dua sampai tiga minggu. Di antara jadwal itu, tambahkan air bila permukaan turun.
4. Apakah peace lily di air perlu pupuk?
Perlu, tetapi dalam jumlah sedikit. Beri sejumput pupuk seimbang larut air setiap empat sampai lima kali penggantian air.
5. Mengapa akar peace lily di air berubah cokelat dan lembek?
Penyebab umumnya busuk akar akibat air kotor atau jarang diganti. Oleh karena itu, potong akar yang rusak, bersihkan wadah, lalu ganti air.
di review oleh tim reviewers
Aqilla Putri Pasla, seorang pengamat lingkungan yang berfokus pada ekologi, konservasi, dan gaya hidup berkelanjutan melalui Konten yang berbasis fakta, tips praktis, serta wawasan edukatif.



