Cara Memupuk Aglonema
Cara memupuk aglonema (sri rezeki): pertama, pilih pupuk NPK seimbang (15-15-15 atau 16-16-16) atau pupuk cair dengan dosis setengah dari anjuran kemasan. Kedua, larutkan satu sendok teh NPK dalam 1,5 sampai 2 liter air, lalu kocorkan ke pinggiran pot sebulan sekali. Terakhir, siram media sampai lembap sebelum memupuk, hindari batang dan daun, dan kurangi frekuensi saat pertumbuhan melambat.
Panduan keke berikut ini akan membahas jenis pupuk, takaran, jadwal, langkah aplikasi, hingga cara menyelamatkan tanaman yang kelebihan pupuk, lengkap dengan pengalaman langsung saya merawat aglonema di pot.
Mengapa Aglonema Perlu Dipupuk?
Aglonema hidup di pot dengan ruang akar terbatas. Seiring waktu, unsur hara di media tanam menipis karena akar menyerapnya dan air siraman membilasnya. Dengan demikian, pemupukan mengembalikan makronutrien (nitrogen, fosfor, kalium) dan mikronutrien yang tanaman perlukan untuk fotosintesis, pembentukan sel, serta pertumbuhan akar dan daun.
Berikut fungsi tiga unsur utama pada aglonema:
| Unsur | Fungsi utama | Dampak jika kurang |
|---|---|---|
| Nitrogen (N) | Memacu pertumbuhan daun dan warna hijau | Daun menguning, pucat, pertumbuhan lambat |
| Fosfor (P) | Menguatkan perkembangan akar | Akar lemah, tanaman mudah layu |
| Kalium (K) | Meningkatkan daya tahan dan kesehatan tanaman | Tepi daun kering, tanaman rentan penyakit |
Tanda Aglonema Kekurangan Nutrisi
Amati tanamanmu sebelum memupuk. Gejala berikut menandakan aglonema butuh asupan tambahan:
| Gejala | Kemungkinan penyebab | Tindakan |
|---|---|---|
| Daun tua menguning merata | Kekurangan nitrogen | Beri pupuk NPK atau pupuk daun dosis ringan |
| Pertumbuhan terhenti berbulan-bulan | Media miskin hara | Ganti sebagian media dan beri pupuk dasar |
| Warna daun pudar | Nutrisi kurang atau cahaya minim | Cek cahaya, lalu beri pupuk seimbang |
| Tidak ada anakan | Bonggol belum dewasa atau nutrisi kurang | Tunggu bonggol minimal 5 cm, lalu beri pupuk daun |
Namun, daun menguning juga muncul akibat penyiraman berlebih. Karena itu, periksa kelembapan media dulu supaya kamu tidak salah diagnosis.
Jenis Pupuk untuk Aglonema
1. Pupuk Organik dan Pupuk Kimia: Mana yang Cocok?
Pertama, pupuk organik seperti kompos, kascing (kotoran cacing), dan air leri (air cucian beras) melepaskan nutrisi perlahan, memperbaiki struktur tanah, dan lebih lembut bagi akar. Sebaliknya, pupuk kimia, seperti NPK dan pupuk daun, memberi nutrisi instan, tetapi garamnya menumpuk di media jika kamu memberikannya berlebihan. Karena itu, kombinasi keduanya memberi hasil paling stabil.
| Jenis pupuk | Contoh | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|---|
| Organik | Kompos, kascing, air leri | Aman, memperbaiki media | Nutrisi lepas lambat, kadar tidak pasti |
| NPK seimbang | 15-15-15, 16-16-16, 20-20-20 | Nutrisi lengkap, mudah ditakar | Garam menumpuk bila berlebihan |
| Pupuk daun | Growmore 32-10-10 | Nitrogen tinggi, merangsang daun dan anakan | Dosis harus tepat |
| Pupuk lepas lambat | Dekastar, Osmocote | Praktis, cukup tabur sesekali | Sulit menghentikan efeknya bila berlebih |
2. Rasio NPK yang Tepat
Untuk aglonema kecil dan remaja, pilih NPK seimbang seperti 15-15-15 atau 16-16-16. Sementara itu, untuk aglonema dewasa yang menonjolkan daun, pupuk dengan nitrogen lebih tinggi membantu daun tampil lebat. Pada akhirnya, apa pun pilihanmu, encerkan sampai setengah dari dosis kemasan.
Dosis dan Jadwal Memupuk Aglonema
Pemupukan paling efektif saat tanaman aktif tumbuh. Di Indonesia yang beriklim tropis, aglonema tumbuh sepanjang tahun, tetapi laju tumbuhnya melambat saat cahaya kurang di musim hujan. Karena itu, kurangi frekuensi pada masa itu.
| Kondisi tanaman | Jenis pupuk | Takaran | Frekuensi |
|---|---|---|---|
| Baru tanam (0-1 bulan) | Pupuk cair organik atau air leri | Sesuai anjuran, encerkan setengah | Seminggu sekali |
| Remaja (1-2 bulan) | Pupuk cair atau NPK cair | Setengah dosis kemasan | Seminggu sekali (ringan) atau dua minggu sekali |
| Dewasa (di atas 2 bulan) | NPK seimbang atau pupuk daun | 1 sendok teh NPK per 1,5-2 liter air | Sebulan sekali (NPK), dua minggu sekali (pupuk daun) |
| Musim hujan atau cahaya minim | Pupuk cair encer | Seperempat sampai setengah dosis | Kurangi atau hentikan sementara |
Langkah-Langkah Memupuk Aglonema
- Pertama, siram aglonema sampai media lembap merata, supaya garam pupuk tidak membakar akar.
- Kedua, larutkan pupuk sesuai takaran, lalu encerkan sampai setengah kekuatan.
- Ketiga, kocorkan larutan ke pinggiran pot dengan merata, jauhkan dari batang utama agar tidak busuk.
- Setelah itu, biarkan kelebihan air mengalir keluar dari lubang pot.
- Siram air biasa beberapa menit kemudian untuk membilas sisa pupuk yang menempel di daun.
- Terakhir, kembalikan jadwal penyiraman normal dan amati perubahan daun selama dua sampai tiga minggu.
Selain itu, waktu terbaik untuk memupuk adalah pagi atau sore hari, saat stomata daun terbuka dan tanaman menyerap nutrisi dengan baik.
1. Metode Kocor
Metode kocor paling aman bagi pemula. Larutkan satu sendok teh NPK dalam 1,5 sampai 2 liter air, lalu siramkan ke seluruh permukaan media. Selain itu, akar menyerap larutan dengan cepat, dan kamu mudah mengatur dosisnya.
2. Metode Tabur
Taburkan maksimal satu sendok teh pupuk di pinggiran media untuk pot sedang, lalu siram air biasa. Metode tabur cocok untuk pupuk lepas lambat, tetapi menuntut kehati-hatian karena pupuk padat mudah menumpuk.
4. Metode Semprot
Larutkan pupuk daun sesuai anjuran, lalu semprotkan tipis ke permukaan daun pada pagi hari. Metode semprot membantu memacu daun dan anakan, tetapi tidak menggantikan pupuk akar.
Resep Pupuk Aglonema agar Cepat Beranak
Kamu bisa memacu anakan dengan resep sederhana berikut:
- Pertama, siapkan sekitar 2 liter air leri.
- Campurkan pupuk daun Growmore 32-10-10 sesuai takaran label, lalu kurangi sampai setengahnya bila tanamanmu masih kecil.
- Kemudian, siramkan larutan ke media, dan basahi pangkal batang secukupnya.
- Terakhir, ulangi setiap dua minggu sekali.
Syarat utamanya: aglonema sudah dewasa dengan bonggol minimal 5 cm dan kondisi sehat. Sebaliknya, tanaman yang belum matang atau sedang stres jarang mengeluarkan anakan, seberapa pun banyak pupuknya.
Pengalaman keke Memupuk Aglonema
keke pertama kali memupuk aglonema dengan dosis penuh sesuai kemasan, dan hasilnya buruk. Akibatnya, dalam dua minggu, ujung daun mengering dan tepi daun menguning. keke langsung membilas media dengan air bersih sampai mengalir deras dari lubang pot, lalu menghentikan pupuk selama satu bulan. Setelah itu, tanaman pulih perlahan.
Sejak itu keke memakai setengah dosis dan kocor sebulan sekali. Hasilnya lebih stabil: daun baru tumbuh lebih lebar, warna merah muda pada varietas berdaun merah tampil lebih tegas, dan anakan muncul di pangkal bonggol sekitar tiga bulan kemudian. Selain itu, keke juga menambahkan air leri sesekali sebagai pelengkap. Pada akhirnya, pelajaran terpenting dari pengalaman: pupuk sedikit tetapi rutin mengalahkan pupuk banyak tetapi jarang.
Kesalahan saat Memupuk Aglonema
- Memupuk media yang kering, sehingga garam pupuk membakar akar.
- Memakai dosis penuh pada tanaman kecil.
- Menyiramkan pupuk ke batang sampai pangkalnya membusuk.
- Memupuk tanaman yang sedang sakit atau baru dipindah pot.
- Mengabaikan cahaya dan media tanam, padahal keduanya menentukan serapan nutrisi.
Tanda Aglonema Kelebihan Pupuk dan Cara Menyelamatkannya
Kelebihan pupuk menimbulkan daun menguning, ujung daun cokelat dan kering, serta akar yang terbakar. Selain itu, kerak putih garam kadang muncul di permukaan media.
Lakukan langkah penyelamatan berikut:
- Pertama, bilas media dengan air bersih dalam jumlah banyak sampai air mengalir deras dari lubang pot.
- Kemudian, buang kerak garam di permukaan media.
- Selanjutnya, hentikan pemupukan minimal satu bulan.
- Mulai lagi dengan dosis seperempat sampai setengah, lalu pantau responsnya.
- Terakhir, ganti media bila akar tampak cokelat dan lembek.
Faktor Pendukung Pemupukan Aglonema
Pupuk bekerja maksimal ketika faktor dasar terpenuhi:
- Media tanam: campuran tanah kompos dan arang sekam menjaga drainase dan kesuburan.
- Penyiraman: jaga media lembap tetapi tidak tergenang.
- Cahaya: aglonema menyukai cahaya terang tidak langsung.
- Kebersihan: singkirkan hama dan daun busuk secara rutin.
- Pemeriksaan rutin: catat respons tanaman, lalu sesuaikan dosis dan jadwal.
Punya trik memupuk aglonema yang berhasil di rumahmu? Tulis pengalamanmu di medsos, lalu bagikan panduan memupuk aglonema ke teman dan komunitas tanaman hiasmu supaya lebih banyak daun cantik bermunculan.
Aglonema tidak butuh pupuk berlimpah, melainkan perhatian yang konsisten. Beri sedikit, beri tepat waktu, dan biarkan daunnya yang bercerita.
Baca juga:
- Apakah Daun yang Menguning Bisa Hijau Kembali? Berikut Penjelasan bagi Pecinta Tanaman
- Bagaimana Cara agar Daun Aglonema Mengkilap? 7 Cara Alami yang Terbukti (2026)
- Cara Memperbanyak Bunga Gelombang Cinta: 3 Metode untuk Pemula
- Bagaimana Cara Membasmi Kutu Sisik pada Aglonema? Panduan Berdasarkan Pengalamanku
- Media Tanam Aglonema Terbaik: Campuran, Takaran, dan Cara Meraciknya
FAQ
1. Pupuk apa yang terbaik untuk aglonema?
Pupuk NPK seimbang seperti 15-15-15 atau 16-16-16 cocok untuk sebagian besar aglonema. Selain itu, untuk aglonema dewasa, pupuk daun bernitrogen tinggi seperti Growmore 32-10-10 membantu daun dan anakan. Sementara itu, pupuk organik seperti kompos, kascing, dan air leri melengkapi nutrisi secara aman.
2. Seberapa sering memupuk aglonema?
Pupuk NPK sebulan sekali, atau pupuk cair encer seminggu hingga dua minggu sekali dengan takaran ringan. Kurangi atau hentikan pemupukan saat pertumbuhan melambat, misalnya ketika cahaya minim di musim hujan.
3. Berapa dosis pupuk NPK untuk aglonema?
Larutkan satu sendok teh NPK dalam 1,5 sampai 2 liter air, lalu kocorkan ke pinggiran pot. Sementara itu, untuk metode tabur, pakai maksimal satu sendok teh per pot sedang. Selain itu, encerkan sampai setengah dosis kemasan bila tanamanmu masih kecil.
4. Bolehkah memupuk aglonema dengan air cucian beras?
Boleh, karena air leri mengandung nutrisi ringan yang menyuburkan media. Siramkan sekitar 2 liter air leri sekali waktu, atau campurkan dengan pupuk daun untuk memacu anakan. Namun, gunakan air leri yang segar supaya tidak berbau busuk.
5. Apa yang terjadi bila aglonema kelebihan pupuk?
Akibatnya, daun menguning, ujung daun mengering, dan akar terbakar. Bilas media dengan air bersih sampai garam terbuang, hentikan pupuk minimal satu bulan, lalu mulai lagi dengan dosis lebih rendah.
Aqilla Putri Pasla, seorang pengamat lingkungan yang berfokus pada ekologi, konservasi, dan gaya hidup berkelanjutan melalui Konten yang berbasis fakta, tips praktis, serta wawasan edukatif.



