Anthurium Schlechtendalii
Anthurium schlechtendalii adalah tanaman herba besar dari keluarga Araceae yang tumbuh alami di hutan basah Meksiko hingga Kosta Rika. Penduduk lokal menyebutnya cola de faisán atau “ekor burung pegar”, dan kolektor tanaman hias menyukainya karena daunnya yang lebar, hijau tua, dan mengilap. Kamu akan menemukan ciri khas, cara merawat, masalah umum, hingga penggunaan tradisionalnya dalam panduan berikut.
Mengenal Anthurium schlechtendalii
Tanaman anthurium jenis tropis ini punya akar udara putih, daun hijau tua, dan seludang (spathe) berwarna ungu gelap. Bunganya tersusun pada tongkol (spadix) cokelat yang ramping dan bisa mencapai sekitar 70 cm. Setelah penyerbukan, bunga berkembang menjadi buah menyerupai buah beri kecil berwarna merah.
Di alam liar, tanaman ini hidup di hutan basah, lereng berbatu, dan singkapan batu, kadang menempel di pohon sebagai epifit. Kemampuan beradaptasi di dua habitat itu membuatnya cocok untuk pot di dalam rumah maupun media gantung.
Klasifikasi Ilmiah
| Tingkat Taksonomi | Keterangan |
|---|---|
| Spesies | Anthurium schlechtendalii |
| Marga (genus) | Anthurium |
| Keluarga | Araceae |
| Bangsa (ordo) | Alismatales |
| Kelas | Liliopsida |
| Divisi | Tracheophyta |
Ciri Fisik Utama
| Bagian | Ciri |
|---|---|
| Tinggi tanaman | Sekitar 60 cm hingga 1 m |
| Lebar sebaran | Sekitar 50 cm hingga 80 cm |
| Daun | Besar, hijau tua, mengilap |
| Akar | Akar udara berwarna putih |
| Seludang | Ungu gelap |
| Tongkol bunga | Cokelat, ramping, panjang hingga sekitar 70 cm |
| Buah | Merah, mirip beri kecil saat matang |
| Masa berbunga | Sepanjang tahun dalam kondisi yang sesuai |
Cara Merawat Anthurium schlechtendalii
Perawatan tanaman cola de faisán tergolong mudah, asalkan kamu meniru suasana hutan hujan tropis: lembap, teduh, dan berdrainase baik.
1. Cahaya yang Ideal
Letakkan tanamanmu di tempat yang menerima cahaya terang tidak langsung atau matahari parsial. Sinar matahari siang yang langsung menyengat membakar daun, sedangkan cahaya yang terlalu redup memperlambat pertumbuhan dan menghambat pembungaan. Jendela dengan tirai tipis atau sudut ruangan yang terang biasanya cukup.
2. Penyiraman dan Kelembapan
Kamu bisa menyiram sekitar seminggu sekali, tetapi cek tanah dulu sebelum menyiram. Tusukkan jari ke tanah dan siram kembali ketika bagian atasnya mulai mengering. Gunakan air bersuhu ruang agar akar tidak kaget. Tanaman ini suka kelembapan udara tinggi, sehingga kamar mandi yang terang atau dapur bisa menjadi lokasi yang bagus. Humidifier juga membantu di ruangan ber-AC.
3. Suhu Ideal
Suhu 20 hingga 27°C membuat tanaman tumbuh nyaman, dan ia masih menoleransi udara hangat hingga sekitar 35°C. Iklim tropis Indonesia sebenarnya mendukung, jadi kamu tidak perlu pemanas tambahan.
4. Media Tanam
Pilih media gembur yang mengalirkan air dengan lancar. Campuran gambut (atau cocopeat), perlit, dan kulit pinus (atau arang sekam) memberi aerasi sekaligus menahan lembap. Pakai pot berlubang drainase, lalu ganti pot setiap satu hingga dua tahun agar akar punya ruang dan nutrisi segar.
5. Pemupukan dan Pemangkasan
Beri pupuk pelepas lambat tiga hingga empat bulan sekali, idealnya pada awal musim semi atau saat repotting. Pupuk berlebihan membuat daun menguning, sedangkan unsur fosfor mendorong pembungaan. Pangkas daun mati dan menguning secara rutin untuk memperbaiki sirkulasi udara dan mencegah penyakit. Hindari pemangkasan berat supaya tanaman tidak stres.
6. Cara Memperbanyak
Ambil stek batang sehat yang memiliki nodus, lalu tanam di media lembap atau rendam di air dengan nodus terbenam. Setelah akar tumbuh, pindahkan stek ke pot tersendiri.
Catatan Praktis dari Pengalaman Merawat di Iklim Tropis
Berikut hal-hal yang paling sering muncul di lapangan berdasarkan pengalaman keke selama ini:
- Akar busuk menjadi masalah nomor satu. Penyebabnya hampir selalu media yang terlalu padat atau penyiraman terlalu rapat saat musim hujan.
- Daun menguning di bagian bawah biasanya menandakan siraman berlebih, sedangkan ujung daun cokelat kering sering menunjuk pada udara yang terlalu kering atau kena panas langsung.
- Tanaman yang mendapat cahaya terang tidak langsung cenderung menumbuhkan daun lebih tebal dan mengilap.
- Memeriksa bagian bawah daun seminggu sekali membantu kamu menangkap kutu putih dan tungau sebelum populasinya meledak.
Masalah Umum dan Solusinya
| Gejala | Kemungkinan Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Daun menguning | Siram berlebih atau pupuk terlalu banyak | Kurangi frekuensi siram, hentikan pupuk sementara |
| Ujung daun cokelat | Udara kering atau sinar langsung | Naikkan kelembapan, pindahkan ke cahaya tersaring |
| Tidak berbunga | Cahaya kurang atau fosfor rendah | Dekatkan ke cahaya terang, beri pupuk berfosfor |
| Batang lunak dan berbau | Akar busuk | Potong bagian busuk, ganti media, perbaiki drainase |
| Bercak putih berkapas | Kutu putih | Lap dengan alkohol encer atau sabun insektisida |
Manfaat Anthurium schlechtendalii
Nilai terbesarnya terletak pada keindahan dedaunannya. Daun lebar yang mengilap menghadirkan nuansa hutan tropis pada gaya interior modern maupun tradisional. Tanaman ini juga melepaskan uap air lewat transpirasi, sehingga membantu menjaga kelembapan ruangan. Soal pemurnian udara, kamu sebaiknya realistis: kemampuan tanaman hias menyaring polutan di rumah biasa jauh lebih kecil daripada klaim populernya, jadi anggap manfaat itu bonus, bukan fungsi utama. Merawat tanaman sendiri juga terbukti membantu banyak orang merasa lebih rileks.
Penggunaan Tradisional dalam Pengobatan Herbal
Masyarakat lokal di wilayah asalnya memakai cola de faisán sebagai obat herbal. Beberapa praktik yang tercatat antara lain:
| Keluhan | Cara Tradisional |
|---|---|
| Amandel bengkak | Daun ditumbuk dengan minyak, dihangatkan, lalu ditempelkan di leher dua kali sehari |
| Pegal, kram, nyeri sendi | Tiga lembar daun direbus dalam sekitar 2 galon air selama 10 menit untuk mandi air hangat, atau daun ditumbuk dan ditempel |
| Infeksi saluran kemih | Akar direbus dalam sekitar 720 mL air selama 10 menit, lalu airnya diminum sedikit demi sedikit |
Praktik tersebut bersumber dari pengetahuan tradisional dan belum didukung bukti medis yang kuat. Kamu sebaiknya tidak menjadikannya pengganti perawatan dokter. Tanaman suku Araceae umumnya mengandung kristal kalsium oksalat yang mengiritasi mulut dan kulit, jadi jauhkan dari jangkauan anak-anak, kucing, dan anjing.
Dengan cahaya tersaring, media berdrainase baik, dan kelembapan yang stabil, tanaman ini tumbuh subur dan rutin berbunga. Kamu tidak perlu keahlian khusus untuk memeliharanya. Punya pengalaman sendiri merawat Anthurium schlechtendalii? Tulis di medsosmu, lalu bagikan artikel ke teman sesama pencinta tanaman hias supaya kebun mereka ikut hijau.
Baca juga:
- Cara Memperbanyak Bunga Gelombang Cinta: 3 Metode untuk Pemula
- Bagaimana Cara Budidaya Bunga Adenium? 7 Langkah Mudah
- Cara Menanam Sirih Gading di Pot: 6 Langkah Mudah untuk Pemula
- Manfaat Sirih Gading untuk Aquarium: Filter Alami, Pengendali Alga, dan Penghias Air
FAQ
1. Apa itu Anthurium schlechtendalii?
Anthurium schlechtendalii adalah tanaman herba tropis dari keluarga Araceae dengan daun besar hijau tua, seludang ungu gelap, dan buah beri merah. Tanaman ini berasal dari hutan basah Meksiko hingga Kosta Rika dan dikenal dengan nama lokal cola de faisán.
2. Seberapa sering Anthurium schlechtendalii harus disiram?
Sirami sekitar seminggu sekali, atau saat bagian atas tanah mulai kering. Pastikan pot berlubang drainase agar air tidak menggenang dan akar tidak membusuk.
3. Apakah Anthurium schlechtendalii membutuhkan sinar matahari langsung?
Tidak. Tanaman ini tumbuh terbaik di bawah cahaya terang tidak langsung atau matahari parsial. Sinar langsung yang kuat membakar daun.
4. Apakah Anthurium schlechtendalii beracun?
Ya, seperti banyak tanaman suku Araceae, getah dan jaringannya mengandung kalsium oksalat yang dapat mengiritasi mulut dan kulit jika tersentuh atau tergigit. Tempatkan di luar jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
5. Bagaimana cara memperbanyak Anthurium schlechtendalii?
Gunakan stek batang sehat yang memiliki nodus. Tanam di media lembap berdrainase baik atau rendam di air dengan nodus terbenam, lalu pindahkan ke pot setelah akar tumbuh.
Referensi
- Aroid Society. (n.d.). Papers of Thomas B. Croat. International Aroid Society. https://aroid.org/gallery/croat
- Cummings, B. E., & Waring, M. S. (2020). Potted plants do not improve indoor air quality: A review and analysis of reported VOC removal efficiencies. Journal of Exposure Science & Environmental Epidemiology, 30(2), 253–261. https://doi.org/10.1038/s41370-019-0175-9
- Croat, T. B. (1991). A revision of Anthurium section Pachyneurium (Araceae). Annals of the Missouri Botanical Garden, 78(3), 539–855. https://doi.org/10.2307/2399801
- Croat, T. B. (1991). A revision of Anthurium section Pachyneurium (Araceae) [Full text PDF]. Annals of the Missouri Botanical Garden, 78(3). https://www.aroidsociety.org/gallery/croat/Annals78-3.pdf
- CATE Araceae. (n.d.). Anthurium schlechtendalii subsp. schlechtendalii. https://cate-araceae.myspecies.info/taxonomy/term/1320
- Drexel University. (2019, November). Study: Actually, potted plants don’t improve indoor air quality. https://drexel.edu/news/archive/2019/november/potted-plants-do-not-improve-air-quality
- European and Mediterranean Plant Protection Organization. (n.d.). Anthurium schlechtendalii (AURSL). EPPO Global Database. https://gd.eppo.int/taxon/AURSL
- Royal Botanic Gardens, Kew. (n.d.). Anthurium schlechtendalii subsp. schlechtendalii. Plants of the World Online. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:77167475-1
- Royal Horticultural Society. (n.d.). Anthurium schlechtendalii. https://www.rhs.org.uk/plants/105790/anthurium-schlechtendalii/details
- University of South Florida Institute for Systematic Botany. (n.d.). Anthurium schlechtendalii Kunth [Herbarium specimen record]. Atlas of Florida Plants. https://florida.plantatlas.usf.edu/specimen/plantdetails/4338
- Wikipedia. (n.d.). Anthurium schlechtendalii. https://en.wikipedia.org/wiki/Anthurium_schlechtendalii
Aqilla Putri Pasla, seorang pengamat lingkungan yang berfokus pada ekologi, konservasi, dan gaya hidup berkelanjutan melalui Konten yang berbasis fakta, tips praktis, serta wawasan edukatif.



