Anthurium
Anthurium itu tanaman hias tropis dari keluarga Araceae yang terkenal dengan bunga berbentuk hati berwarna cerah dan daun tebal mengilap. Orang juga menyebutnya bunga flamingo, bunga ekor, atau kuping gajah. Tanaman asal Amerika tropis tersebut kini menghiasi rumah, kantor, hingga kebun hortikultura di Indonesia.
Pengertian Anthurium
Anthurium adalah genus tumbuhan berbunga dalam famili Araceae. Kerabat dekatnya meliputi sri rejeki, philodendron, keladi hias, dan alokasia. Dalam famili Araceae, genus tersebut memiliki jumlah jenis terbanyak, yakni sekitar 1.000 spesies.
Nama Anthurium berasal dari bahasa Yunani, yaitu “anthos” yang berarti bunga dan “oura” yang berarti ekor. Nama tersebut merujuk pada spadiks yang menyerupai ekor. Tanaman evergreen tersebut tidak mengenal masa dormansi, sehingga daunnya tetap hijau sepanjang tahun.
Di alam liar, bunga flamingo biasanya hidup sebagai epifit, yaitu menempel pada batang pohon. Sebagian jenis juga tumbuh terestrial di dasar hutan. Pada masa lalu, orang Jawa menanamnya di taman istana, sehingga masyarakat menjulukinya tanaman para raja.
Asal-Usul dan Klasifikasi Ilmiah
Tanaman tropis tersebut berasal dari benua Amerika. Sebarannya mencakup Meksiko bagian utara hingga Argentina bagian utara, termasuk Kepulauan Karibia.
| Tingkat Taksonomi | Klasifikasi |
|---|---|
| Kerajaan | Plantae |
| Klad | Tracheophyta, Angiospermae, Monokotil |
| Ordo | Alismatales |
| Famili | Araceae |
| Subfamili | Pothoideae |
| Tribus | Anthurieae |
| Genus | Anthurium (Schott) |
Struktur Bunga: Spathe dan Spadix
Bagian berwarna-warni yang sering kamu kira sebagai kelopak sebenarnya daun termodifikasi bernama spathe (seludang bunga). Dari tengah spathe, muncul spadix (tongkol bunga), yaitu tangkai bunga yang tersusun rapat. Peduncle (tangkai bunga) menopang keduanya.
Spathe tampil dalam banyak warna, misalnya merah terang, putih murni, salmon, merah muda, oranye, dan kombinasi putih, merah muda, dan hijau. Variasi warna tersebut memudahkan kamu menyesuaikan tanaman dengan skema dekorasi ruangan.
Jenis-Jenis Anthurium yang Populer
| Spesies | Nama Umum | Tinggi dan Lebar | Ciri Khas |
|---|---|---|---|
| A. andraeanum | Bunga flamingo | 12″–18″ x 9″–12″ | Spathe mencolok berwarna putih, merah muda, merah, atau oranye; cocok untuk rangkaian bunga dan tanaman dalam ruangan |
| A. scherzerianum | Ekor babi | 12″–18″ x 12″–18″ | Spadiks berbentuk spiral |
| A. hookeri | Sarang burung | 24″–36″ x 12″–24″ | Daun tersusun roset; bunga kurang mencolok |
| A. schlechtendalii | – | Sekitar 36″ x 36″ | Epifit alami; daun mencapai lebar 2 kaki dan panjang 6 kaki; buah sangat mencolok |
| A. crystallinum | Kristal | Hingga 36″ x 24″–36″ | Corak daun menarik dengan tekstur beludru |
Para pembudidaya membagi genus tersebut ke dalam tiga tipe.
- Tipe bunga potong: spathe dan daun berukuran besar, tetapi jumlahnya terbatas.
- Tipe tanaman pot: spathe dan daun relatif kecil, tetapi jumlahnya banyak dan mekar serentak.
- Tipe daun indah: daun yang unik dan bervariasi menjadi daya tarik utama.
Hibrida dan kultivar baru yang bernilai komersial tinggi umumnya lahir dari persilangan A. andraeanum dan A. scherzerianum.
Cara Merawat Anthurium agar Rajin Berbunga
Bunga flamingo termasuk tanaman hias yang mudah dirawat. Kamu cukup memenuhi lima kebutuhan dasar berikut.
| Aspek Perawatan | Panduan Singkat |
|---|---|
| Cahaya | Terang tetapi tidak langsung |
| Penyiraman | Siram menyeluruh, lalu biarkan tanah sedikit kering di antara penyiraman |
| Pemupukan | Sedikit saja; tanaman dalam ruangan hampir tidak butuh pupuk |
| Media tanam | Kasar dan mudah mengalirkan air |
| Pindah pot | Setelah akar memenuhi wadah |
1. Cahaya yang Tepat
Taruh tanaman di tempat bercahaya terang tanpa sinar matahari langsung. Cahaya yang cukup memacu produksi bunga maksimal.
2. Penyiraman
Siram tanaman sampai air keluar dari lubang pot, lalu tunggu sampai permukaan media sedikit kering. Untuk budi daya di bedengan atau polybag di bawah paranet, petani menyiram satu sampai dua kali sehari pada pagi dan sore, terutama saat tanaman masih muda. Gunakan air bersih yang bebas pencemaran.
3. Pemupukan
Tanaman dalam ruangan hanya membutuhkan pupuk dalam jumlah kecil. Pada budi daya skala kebun, petani memupuk setiap tiga bulan. Tanaman muda membutuhkan nitrogen (N) tinggi, sedangkan tanaman dewasa dan berbunga membutuhkan fosfor (P) dan kalium (K). Tebar pupuk merata di sekeliling tajuk sedalam 15 cm.
4. Media Tanam dan Pindah Pot
Karena tumbuh sebagai epifit di alam, tanaman menyukai media yang kasar dan drainasenya lancar. Universitas Vermont merekomendasikan campuran tanpa tanah yang berisi lumut gambut, kulit kayu pinus, dan perlit. Seorang ahli hortikultura Clemson Extension memakai campuran 50% media kaktus dan 50% media anggrek. Pindahkan tanaman ke pot yang lebih besar setelah akar memenuhi wadah.
5. Hama dan Penyakit
Tungau, kutu sisik, kutu putih, dan nematoda berpotensi menyerang tanaman. Penyakit serius jarang muncul. Buang bagian yang terserang, bersihkan gulma dan tangkai daun kering secara rutin, lalu gunakan insektisida atau fungisida bila serangan meluas.
Apakah Anthurium Beracun? Waspadai Hewan Peliharaan dan Anak
Tanaman tersebut beracun bagi manusia dan hewan peliharaan jika tertelan. Risikonya kecil selama kamu menerapkan tindakan pencegahan. Letakkan tanaman di tempat tinggi dan jauh dari jangkauan anak kecil, kucing, dan anjing. Bila ada yang menelan bagian tanaman, hubungi dokter atau dokter hewan.
Tips Desain: Memadukan Bunga Flamingo dengan Dekorasi
Anthurium berperan sebagai aksen struktural dan sumber warna eksotis. Daunnya yang tebal, mengilap, dan berbentuk hati menghadirkan tekstur kuat yang kontras dengan tanaman berdaun halus. Kamu bisa memadukannya dengan tanaman berdaun kecil yang membentuk gundukan, atau dengan tanaman tropis berdaun besar seperti philodendron. Daun hijau kekuningan atau beraneka ragam pada tanaman pendamping akan menonjolkan hijau tua daun utamanya. Bunga putih dan kuning cerah akan memperkuat kontras dengan bract merah hangat dan spadix kuning.
Sekarang kamu tahu bahwa Anthurium adalah tanaman hias tropis serbaguna yang cantik, tangguh, dan cocok untuk pemula. Bagikan artikel sebagai referensi untuk temanmu yang sedang mencari tanaman hias baru, lalu ceritakan warna spathe favoritmu di medsos.
Baca juga:
- Cara Memperbanyak Bunga Gelombang Cinta: 3 Metode untuk Pemula
- Cara Merawat Anthurium Gelombang Cinta agar Daun Lebar, Bergelombang, dan Mengilap
- Ini 8 Penyebab Daun Sirih Gading Menguning dan Cara Mengatasinya
- Cara Membuat Philodendron Lemon Tumbuh Subur: Panduan untuk Pemula
FAQ
1. Anthurium itu apa?
Anthurium adalah genus tanaman hias tropis dari famili Araceae dengan sekitar 1.000 spesies. Tanaman asal Amerika tropis tersebut populer karena spathe berwarna cerah dan daun tebal mengilap. Orang juga mengenalnya sebagai bunga flamingo atau kuping gajah.
2. Apa perbedaan spathe dan spadix pada bunga flamingo?
Spathe adalah daun termodifikasi yang berwarna cerah dan sering kamu kira sebagai kelopak. Spadix adalah tangkai bunga yang tersusun rapat dan menonjol dari tengah spathe, berbentuk seperti ekor.
3. Bagaimana cara merawat Anthurium di dalam ruangan?
Berikan cahaya terang tidak langsung, siram menyeluruh lalu biarkan tanah sedikit kering, pakai media kasar yang lancar air, dan beri pupuk sangat sedikit. Pindahkan ke pot lebih besar setelah akar memenuhi wadah.
4. Apakah Anthurium beracun bagi kucing dan manusia?
Ya. Tanaman tersebut beracun bagi manusia dan hewan peliharaan jika tertelan. Taruh di tempat tinggi, jauh dari jangkauan anak dan hewan peliharaan.
5. Apa saja jenis Anthurium yang paling populer?
Jenis yang paling populer meliputi A. andraeanum (bunga flamingo), A. scherzerianum (ekor babi), A. hookeri (sarang burung), A. crystallinum (kristal), dan A. schlechtendalii.
Referensi
- Encyclopaedia Britannica. (n.d.). Anthurium. Diakses 13 Oktober 2026, dari https://www.britannica.com/plant/Anthurium
- Graves, K., Wilber, W., Wichman, T., Lewis, C., Hansen, G., & Klein, R. (2026). Anthurium spp.: Tailflower, flamingo flower, Anthurium (FPS-42). University of Florida, IFAS Extension. https://doi.org/10.32473/edis-fp042-1999
- Lott, T. M. (2020). Anthurium: Easy houseplants that offer long-lasting color. Clemson Cooperative Extension, Home & Garden Information Center. https://hgic.clemson.edu/anthurium-easy-houseplants-that-offer-long-lasting-color/
- Royal Horticultural Society. (n.d.). Anthurium crystallinum. Diakses 13 Oktober 2026, dari https://www.rhs.org.uk/plants/25099/anthurium-crystallinum/details
Aqilla Putri Pasla, seorang pengamat lingkungan yang berfokus pada ekologi, konservasi, dan gaya hidup berkelanjutan melalui Konten yang berbasis fakta, tips praktis, serta wawasan edukatif.



