Rekomendasi Tanaman Hias Pendek dan Rimbun untuk Rumah: 8 Pilihan

Rekomendasi Tanaman Hias Pendek dan Rimbun untuk Rumah

Rekomendasi Tanaman Hias Pendek dan Rimbun untuk Rumah

Rekomendasi tanaman hias pendek dan rimbun yang cocok untuk pemula meliputi pilea, peperomia, aglonema, kalatea, fittonia, sirih gading, lidah mertua kerdil, dan kalanchoe. Semuanya tumbuh rendah, berdaun lebat, dan muat di meja, rak, atau teras kecil. Pangkas ujung batang secara rutin, lalu beri cahaya terang tidak langsung agar daun makin lebat.

Namun, tidak semua tanaman pendek tampak lebat, dan banyak yang justru kurus ketika kekurangan cahaya. keke memilih delapan tanaman yang tumbuh rendah, berdaun padat, dan cocok untuk iklim tropis.

Apa yang Membuat Tanaman Hias Pendek Terlihat Rimbun?

Tanaman terlihat rimbun jika daunnya rapat, percabangannya banyak, dan jarak antarruas batangnya pendek. Tiga hal itu bergantung pada cahaya, pemangkasan, dan ukuran pot.

Cahaya yang cukup menjaga jarak antarruas tetap rapat. Sebaliknya, cahaya yang kurang membuat batang memanjang untuk mencari sinar, sehingga tanaman tampak jarang dan lemas. Para pekebun menyebut gejala ini etiolasi.

Pemangkasan ujung batang memicu tunas samping, dan tunas itulah yang membuat tanaman melebar. Pot yang pas, bukan yang terlalu besar, juga menjaga akar tetap sehat sehingga tanaman fokus menumbuhkan daun.

8 Rekomendasi Tanaman Hias Pendek dan Rimbun

Kedelapan tanaman ini cocok untuk meja, rak, ambang jendela, dan teras kecil. Setiap tanaman punya karakter berbeda, jadi pilih sesuai cahaya dan waktu luang kamu.

1. Pilea (Chinese Money Plant)

Pilea peperomioides punya daun bulat mirip koin yang menempel di tangkai tipis. Tinggi tanaman ini sekitar 30 cm. Selain itu, anakan tumbuh dari pangkal induk sehingga rumpunnya makin padat dari waktu ke waktu. Letakkan pilea di tempat terang tanpa sinar langsung, dan putar potnya secara berkala agar daun tidak condong ke satu sisi.

2. Peperomia

Peperomia obtusifolia membentuk rumpun kompak dengan daun tebal, hijau pekat, atau kombinasi krem. Daunnya menyimpan air, jadi kamu cukup menyiram saat media tanam hampir kering. Tanaman ini juga mencabang dengan baik setelah kamu memangkas ujungnya. Cahaya sedang hingga terang tidak langsung sudah cukup.

3. Aglonema (Sri Rejeki)

Aglonema tumbuh berumpun dari pangkal dengan daun berwarna hijau, merah muda, atau merah. Karena itu, tanaman ini tampak lebat tanpa perlu banyak perawatan. Aglonema menyukai tempat teduh, sehingga cocok untuk teras yang terlindung atau ruang dengan cahaya sedang. Hindari sinar matahari langsung karena daunnya mudah pucat.

4. Kalatea dan Maranta (Tanaman Doa)

Kalatea dan Maranta leuconeura punya motif daun yang tegas, dengan warna hijau, merah muda, hingga merah. Maranta melipat daunnya pada malam hari, lalu membukanya lagi saat pagi. Tingginya sekitar 30–40 cm. Kedua tanaman ini menyukai udara lembap dan media yang tetap basah ringan, jadi jangan biarkan media mengering total.

5. Fittonia (Nerve Plant)

Fittonia albivenis tumbuh rendah dan menyebar seperti permadani kecil. Urat daunnya putih, merah muda, atau merah, sehingga tampilannya mencolok walau ukurannya mungil. Fittonia cocok untuk terarium, meja kerja, dan kamar mandi yang punya cahaya. Tanaman ini cepat layu saat media kering, tetapi biasanya pulih setelah kamu menyiramnya.

6. Sirih Gading yang Rutin Dipangkas

Epipremnum aureum terkenal sebagai tanaman menjuntai. Meski begitu, kamu bisa menjaganya tetap pendek dengan memangkas ujung sulurnya. Setiap pangkasan memicu cabang baru, sehingga rumpunnya makin padat. Potongan sulur juga bisa kamu akarkan di air untuk memperbanyak tanaman.

7. Lidah Mertua Kerdil

Kultivar Sansevieria trifasciata ‘Hahnii’ membentuk roset pendek yang rapat, berbeda dengan lidah mertua biasa yang menjulang. Bentuknya cocok untuk gaya minimalis. Tanaman ini toleran terhadap cahaya rendah dan jarang butuh air, jadi ia pas untuk kamu yang sering bepergian.

8. Kalanchoe (Cocor Bebek)

Kalanchoe adalah sukulen berdaun tebal dengan bunga kecil berkelompok. Tingginya rata-rata 15–30 cm. Berbeda dengan tanaman lain di daftar ini, kalanchoe butuh cahaya yang lebih terang dan beberapa jam sinar pagi. Siram hanya saat media sudah kering.

Tabel Perbandingan Tanaman Hias Pendek dan Rimbun

Tabel berikut meringkas kebutuhan dasar setiap tanaman. Angka tinggi hanya perkiraan umum dan berbeda antarkultivar.

TanamanPerkiraan tinggiCahayaPenyiramanAman bagi kucing dan anjing
Pilea±30 cmTerang, tidak langsungSaat permukaan media mengeringYa
Peperomia20–30 cmSedang hingga terangSaat media hampir keringYa
Aglonema30–60 cmTeduh hingga sedangSaat permukaan media mengeringTidak
Kalatea dan Maranta30–40 cmTerang, tidak langsungJaga media tetap lembapYa
Fittonia10–15 cmTerang, tidak langsungJaga media tetap lembapYa
Sirih gading (dipangkas)Sesuai pangkasanSedang hingga terangSaat media mulai keringTidak
Lidah mertua kerdil15–20 cmRendah hingga terangJarangTidak
Kalanchoe15–30 cmTerangSaat media keringTidak

Cara Membuat Tanaman Hias Kecil Cepat Rimbun

Tanaman hias pendek yang cepat rimbun lahir dari kebiasaan sederhana. Lima langkah berikut berlaku untuk hampir semua tanaman di atas.

  1. Beri cahaya terang tidak langsung, misalnya di dekat jendela yang sinarnya lewat tirai tipis.
  2. Pangkas ujung batang tepat di atas ruas daun, lalu ulangi setiap beberapa minggu.
  3. Pilih pot berlubang drainase dengan ukuran sedikit lebih besar daripada rumpun akar.
  4. Beri pupuk daun atau pupuk majemuk berdosis ringan, sesuai petunjuk kemasan.
  5. Putar pot seminggu sekali agar semua sisi daun mendapat cahaya.

Cara Menata Tanaman Hias untuk Rumah Minimalis

Rumah minimalis butuh tanaman yang rapi, bukan banyak. Karena itu, pilih satu atau dua jenis, lalu ulangi di beberapa titik agar tampilan terasa serasi.

  • Taruh pilea atau peperomia di ambang jendela atau meja kerja.
  • Gantung sirih gading di sudut atas supaya lantai tetap lega.
  • Letakkan lidah mertua kerdil di rak atau bufet yang minim cahaya.
  • Pakai pot polos berwarna netral agar daun menjadi pusat perhatian.

Apakah Tanaman Pendek Benar-Benar Membersihkan Udara?

Tanaman hias tidak menggantikan ventilasi atau pembersih udara. Studi NASA tahun 1989 memang menunjukkan bahwa tanaman dapat menyerap senyawa organik volatil di ruang tertutup berukuran kecil. Namun, tinjauan pada 2020 menyimpulkan bahwa jumlah tanaman yang dibutuhkan untuk memengaruhi kualitas udara rumah biasa jauh melebihi yang muat di dalam ruangan. Jadi, pilih tanaman karena keindahannya, lalu buka jendela untuk udara yang lebih segar.

Pilih Tanaman yang Aman bagi Hewan Peliharaan

Tidak semua tanaman pendek aman bagi kucing dan anjing. Basis data ASPCA mencantumkan pilea, peperomia, kalatea, dan fittonia sebagai tanaman tidak beracun. Sebaliknya, aglonema, sirih gading, lidah mertua, dan kalanchoe beracun jika hewan mengunyahnya. Jika kamu punya hewan peliharaan, letakkan tanaman beracun di tempat yang tidak terjangkau atau pilih empat tanaman pertama.

Pengalaman keke Merawat Tanaman Hias Pendek

Awalnya keke mengira tanaman pendek tidak butuh perhatian khusus. keke membeli pilea dan peperomia, lalu menaruhnya di rak tengah ruangan yang cahayanya redup. Akibatnya, batang keduanya memanjang dan daunnya jarang. Setelah itu, memindahkan pot ke dekat jendela yang sinarnya lewat tirai tipis. keke juga memangkas ujung batang peperomia dan memutar pot pilea setiap minggu. Perlahan, tunas samping bermunculan dan rumpunnya tampak lebih padat.

Kesalahan lain muncul pada penyiraman. keke terlalu sering menyiram fittonia sampai medianya becek, padahal daunnya layu karena akar kekurangan udara. Sekarang keke mengecek media dengan jari sebelum menyiram. Daun fittonia kembali tegak dalam beberapa hari. Selain itu, memakai pot berlubang drainase agar air tidak menggenang.

Dari pengalaman ini, keke belajar bahwa cahaya dan pemangkasan menentukan kerimbunan lebih daripada pupuk. Tanaman pendek memang tampak sepele, tetapi justru kebiasaan kecil yang konsisten membuatnya tumbuh lebat dan sehat. Jadi, mulailah dari dua hal itu sebelum mengubah yang lain.

Tanaman mana yang paling cocok untuk sudut rumahmu? Tulis jawabanmu di medsos, simpan artikel ini untuk acuan saat berbelanja tanaman, dan bagikan ke temanmu yang sedang menata rumah.

Baca juga:

FAQ

1. Apa tanaman hias pendek yang paling cepat rimbun?

Sirih gading, fittonia, dan peperomia termasuk yang paling cepat rimbun. Sirih gading bercabang cepat setelah kamu pangkas, fittonia menyebar rendah seperti permadani, dan peperomia membentuk rumpun padat. Beri cahaya terang tidak langsung, pupuk ringan sebulan sekali, dan pangkas ujung batang agar tunas baru bermunculan.

2. Tanaman hias pendek apa yang cocok untuk rumah minimalis?

Pilea, peperomia, dan lidah mertua kerdil cocok untuk rumah minimalis karena bentuknya rapi dan ukurannya kompak. Pilea memberi daun bulat yang unik, peperomia tampil padat dan mengilap, sedangkan lidah mertua kerdil membentuk rumpun tegak berwarna tegas. Pilih pot polos agar tampilan ruangan tetap bersih.

3. Apakah tanaman hias pendek butuh banyak sinar matahari?

Sebagian besar tanaman hias pendek dan rimbun justru lebih suka cahaya terang tidak langsung, misalnya di dekat jendela yang sinarnya lewat tirai tipis. Sinar matahari langsung dapat membakar daun pilea, kalatea, dan fittonia. Pengecualiannya adalah sukulen seperti kalanchoe, yang butuh cahaya lebih terang dan beberapa jam sinar pagi.

4. Bagaimana cara merawat tanaman hias pendek agar tidak kurus dan memanjang?

Tanaman memanjang dan kurus karena kekurangan cahaya. Pindahkan ke tempat yang lebih terang, putar pot seminggu sekali agar sisi daun tumbuh seimbang, lalu pangkas ujung batang yang panjang. Pemangkasan memicu tunas samping sehingga tanaman melebar dan tampak lebih rimbun, bukan menjulang.

5. Apakah tanaman hias pendek dan rimbun aman untuk hewan peliharaan?

Tidak semuanya aman. Menurut basis data ASPCA, pilea, peperomia, kalatea, dan fittonia tergolong tidak beracun bagi kucing dan anjing. Sebaliknya, aglonema, sirih gading, lidah mertua, dan kalanchoe beracun jika hewan mengunyahnya. Letakkan tanaman beracun di tempat yang tidak terjangkau, lalu cek ulang daftar ASPCA sebelum membeli.

Scroll to Top