Rekomendasi Tanaman Hias Gantung Mudah Dirawat di Rumah
Rekomendasi tanaman hias gantung yang mudah dirawat untuk rumah meliputi sirih gading, philodendron daun hati, lili paris, tradescantia, dan hoya. Kelimanya toleran terhadap penyiraman tidak teratur, tumbuh baik di cahaya terang tidak langsung, dan cukup kamu siram saat media tanam mengering. Untuk teras yang panas, pilih portulaca atau ekor keledai.
Apa yang Membuat Tanaman Gantung Mudah Dirawat?
Tanaman gantung mudah dirawat jika tahan terhadap kelalaian kecil, misalnya telat disiram atau kurang cahaya. Ciri umumnya adalah daun tebal atau berlilin yang menyimpan air, akar yang tidak suka tergenang, dan pertumbuhan yang tidak menuntut pemupukan rutin.
Sebaliknya, tanaman berbunga seperti petunia dan fuchsia menuntut lebih banyak air dan cahaya. Karena itu, pemula sebaiknya mulai dari tanaman berdaun. Setelah terbiasa, kamu bisa menambah tanaman berbunga untuk variasi.
Tiga hal ini menentukan tingkat kesulitan:
- Kebutuhan cahaya: tanaman daun umumnya puas dengan cahaya terang tidak langsung, sedangkan tanaman berbunga membutuhkan sinar matahari lebih banyak.
- Kebutuhan air: sukulen dan tanaman berumbi menyimpan air, sehingga kamu bisa menyiramnya lebih jarang.
- Ketahanan terhadap panas: di dataran rendah tropis, suhu siang hari sering melampaui kenyamanan tanaman pegunungan.
Rekomendasi 10 Tanaman Hias Gantung Mudah Dirawat
Sepuluh tanaman berikut sudah mencakup pilihan untuk dalam ruangan, teras teduh, dan teras terkena matahari. Tabel di bawah ini merangkum kebutuhan masing-masing, lalu bagian sesudahnya menjelaskan karakternya.
| Tanaman | Nama ilmiah | Cahaya | Penyiraman | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| Sirih gading | Epipremnum aureum | Rendah hingga terang tidak langsung | Saat permukaan media kering | Indoor, pemula |
| Philodendron daun hati | Philodendron hederaceum | Terang tidak langsung | Saat permukaan media kering | Indoor, jendela |
| Lili paris | Chlorophytum comosum | Terang tidak langsung | Biarkan kering sebentar di antara siraman | Indoor, teras teduh |
| Tradescantia zebrina | Tradescantia zebrina | Terang tidak langsung | Biarkan kering sebentar di antara siraman | Indoor, warna daun |
| Scindapsus pictus | Scindapsus pictus | Sedang hingga terang tidak langsung | Saat permukaan media kering | Indoor |
| Hoya carnosa | Hoya carnosa | Terang tidak langsung | Biarkan media kering di antara siraman | Indoor, teras teduh |
| Untaian hati | Ceropegia woodii | Sedang hingga terang | Biarkan media kering di antara siraman | Indoor, dekat jendela |
| Ekor keledai (kaktus anggur) | Sedum morganianum | Terang hingga matahari langsung | Sedikit, setelah media kering | Teras, halaman |
| Portulaca (pukul sembilan) | Portulaca grandiflora | Matahari langsung | Siram saat media kering | Teras panas |
| Pakis Boston | Nephrolepis exaltata | Terang tidak langsung | Jaga media tetap sedikit lembap | Teras teduh, indoor lembap |
1. Tanaman Gantung Indoor
Tanaman gantung indoor perlu toleran terhadap cahaya yang lebih redup dan udara yang kurang bergerak. Lima tanaman berikut memenuhi syarat itu.
Sirih gading menjadi pilihan paling aman bagi pemula. Tanaman ini tumbuh di cahaya rendah hingga terang dan menjuntai panjang dalam beberapa bulan. Kamu juga bisa menumbuhkan stekinya di dalam air.
Philodendron daun hati punya daun berbentuk hati dan batang yang merambat. Varietas seperti ‘Brasil’ dan ‘Lemon Lime’ menawarkan corak hijau-kuning yang lebih menarik. Namun, cahaya yang terlalu redup membuat coraknya memudar.
Lili paris menghasilkan anakan kecil di ujung tangkai. Kamu bisa memotong anakan itu dan menanamnya di pot baru. Akibatnya, satu tanaman cepat menjadi beberapa. Di rumah yang panas, letakkan lili paris di tempat yang teduh karena tanaman ini lebih nyaman pada suhu sejuk.
Tradescantia zebrina menampilkan daun ungu keperakan. Cahaya yang kurang akan membuat garis peraknya pudar, sehingga tempatkan tanaman ini dekat jendela. Selain itu, pangkas ujung batangnya secara berkala supaya tumbuh rimbun.
Scindapsus pictus bermotif bintik perak pada daun hijau tua. Perawatannya mirip sirih gading, tetapi tampilannya lebih elegan.
2. Tanaman Gantung untuk Teras
Teras punya kondisi yang berbeda dari ruang dalam. Cahaya lebih kuat, angin lebih kencang, dan hujan bisa membasahi pot. Oleh sebab itu, pilih tanaman sesuai seberapa lama teras mendapat sinar langsung.
Hoya carnosa dan untaian hati lebih cocok untuk teras teduh atau dekat jendela. Hoya berdaun tebal dan berlilin, serta menghasilkan bunga berbentuk bintang yang harum jika cahayanya cukup. Untaian hati menjuntai panjang dengan daun berbentuk hati. Kedua tanaman ini membenci media yang terus basah.
Pakis Boston menyukai teras teduh yang lembap. Daunnya menjuntai rimbun, tetapi media tanamnya tidak boleh mengering total. Karena itu, pakis Boston lebih cocok untuk kamu yang sering di rumah.
3. Tanaman Gantung Tahan Panas
Tanaman gantung tahan panas biasanya berdaun tebal atau bersifat sukulen. Dua pilihan terbaiknya adalah ekor keledai dan portulaca.
Ekor keledai punya batang menjuntai dengan daun gemuk berwarna hijau pucat. Daunnya rapuh dan mudah rontok saat tersenggol, jadi gantung di tempat yang jarang terlewati. Jika kamu memindahkan tanaman ini dari tempat teduh ke matahari penuh, biasakan secara bertahap supaya daunnya tidak terbakar.
Portulaca, yang di Indonesia akrab disebut bunga pukul sembilan, berbunga warna-warni di bawah matahari langsung. Bunganya menutup saat cahaya redup, sehingga tanaman ini hanya cocok untuk lokasi yang cerah. Kamu juga bisa memperbanyaknya lewat stek batang.
Tanaman Hias Gantung untuk Pemula: Mana yang Dipilih?
Pemula paling aman memulai dari sirih gading, lili paris, atau philodendron daun hati. Ketiganya memaafkan kesalahan dan tumbuh jelas dalam beberapa minggu, sehingga kamu cepat melihat hasil perawatanmu.
Gunakan pedoman sederhana ini untuk memilih berdasarkan lokasi:
- Ruangan dengan cahaya sedikit: sirih gading, philodendron daun hati.
- Dekat jendela terang: tradescantia, hoya, untaian hati.
- Teras teduh: lili paris, pakis Boston, hoya.
- Teras terkena matahari langsung: portulaca, ekor keledai.
Cara Merawat Tanaman Hias Gantung agar Tetap Subur
Perawatan tanaman gantung bertumpu pada tiga hal: media yang porous, penyiraman yang tepat, dan cahaya yang sesuai. Ikuti langkah berikut.
- Pilih pot yang punya lubang drainase, lalu isi dengan campuran tanah, sekam atau arang sekam, dan kompos agar air mengalir lancar.
- Gantung pot pada pengait yang kuat. Ingat, media basah jauh lebih berat daripada media kering.
- Cek kelembapan dengan menekan jari sedalam satu ruas ke dalam media. Siram hanya jika bagian itu terasa kering.
- Siram sampai air keluar dari lubang bawah, lalu biarkan menetes sebelum kamu menggantung kembali.
- Putar pot setiap beberapa minggu supaya semua sisi tanaman mendapat cahaya.
- Pangkas ujung batang yang panjang untuk merangsang percabangan baru.
- Beri pupuk cair encer sesekali selama masa tumbuh, dan hentikan jika tanaman tampak berhenti tumbuh.
Perhatikan juga tanda-tanda berikut:
- Daun menguning dan media selalu basah: kamu menyiram terlalu sering.
- Daun mengerut dan ujung mengering: tanaman kekurangan air atau terkena angin panas.
- Batang memanjang dengan jarak antardaun yang jauh: cahaya kurang.
- Bercak putih seperti kapas: kemungkinan kutu putih, jadi lap dengan kain basah dan pisahkan tanaman itu.
Keamanan Tanaman Gantung untuk Hewan Peliharaan dan Anak
Sebagian tanaman gantung mengandung zat yang mengiritasi mulut dan kulit jika tergigit. Sirih gading, philodendron, dan scindapsus termasuk keluarga talas-talasan (Araceae) yang mengandung kristal kalsium oksalat. Jika kucing atau anakmu menggigitnya, mulut bisa terasa gatal dan bengkak.
Karena itu, gantung tanaman tersebut di tempat yang tidak terjangkau. Sementara itu, lili paris, pakis Boston, dan hoya umumnya tercantum sebagai tanaman yang tidak beracun bagi kucing dan anjing dalam basis data ASPCA. Meski begitu, cek kembali tiap spesies di basis data tersebut sebelum membeli, terutama jika hewanmu suka mengunyah daun.
Benarkah Tanaman Gantung Membersihkan Udara?
Tanaman memang menyerap sebagian senyawa kimia dalam ruang tertutup, tetapi dampaknya di rumah biasa sangat kecil. Penelitian NASA tahun 1989 dilakukan di ruang uji tertutup dan kecil. Sementara itu, tinjauan oleh Cummings dan Waring (2019) menyimpulkan bahwa tanaman pot tidak meningkatkan kualitas udara dalam ruangan secara berarti pada kondisi bangunan nyata.
Oleh karena itu, pilih tanaman gantung karena keindahan dan suasananya. Untuk menyegarkan udara, buka jendela dan atur ventilasi. Di sisi lain, studi Lee dan kawan-kawan (2015) menemukan bahwa berinteraksi dengan tanaman dalam ruangan dapat menurunkan stres pada dewasa muda, sehingga manfaat psikologisnya lebih kuat daripada klaim penyaring udara.
Memilih tanaman hias gantung mudah dirawat di rumah pada dasarnya soal mencocokkan tanaman dengan cahaya yang kamu punya. Mulailah dari satu pot sirih gading atau lili paris, amati seminggu, lalu tambah koleksi sesuai kenyamananmu. Dengan begitu, rumahmu perlahan menjadi kebun yang menjuntai, tanpa menyita lantai.
Tanaman gantung mana yang akan kamu coba pertama kali? Tulis di medsosmu, lalu bagikan artikel ini kepada temanmu yang baru mulai berkebun di rumah. Simpan juga artikel ini supaya kamu bisa membuka tabel kebutuhan tanaman setiap kali berbelanja di toko tanaman.
Baca juga:
- Tanaman Hias Teras Depan Rumah Minimalis untuk Teras Kecil: 10 Pilihan
- Rekomendasi Tanaman Hias untuk Depan Rumah: 15 Pilihan
- Pengertian Ekosistem Menurut Para Ahli: Komponen, Jenis, Fungsi, dan Contohnya
- Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem: Faktor Pemicu, Ciri Khasnya, dan Cara Melestarikannya
FAQ
1. Apa tanaman hias gantung yang paling mudah dirawat untuk pemula?
Sirih gading, lili paris, dan philodendron daun hati paling mudah untuk pemula. Ketiganya tumbuh di cahaya terang tidak langsung, tahan jika sesekali telat disiram, dan cepat menjuntai. Cukup siram saat permukaan media terasa kering, dan hindari genangan air di dasar pot.
2. Tanaman gantung apa yang cocok untuk dalam ruangan?
Sirih gading, philodendron daun hati, scindapsus, dan tradescantia cocok untuk dalam ruangan. Tanaman ini bertahan di cahaya terang tidak langsung, misalnya dekat jendela. Jika ruanganmu sangat gelap, sirih gading menjadi pilihan paling toleran, tetapi pertumbuhannya tetap melambat.
3. Tanaman gantung apa yang tahan panas untuk teras?
Portulaca dan ekor keledai tahan panas dan tumbuh baik di matahari langsung. Keduanya menyimpan air di daun atau batang, sehingga tidak cepat layu. Pastikan pot punya drainase baik, dan biasakan ekor keledai secara bertahap jika kamu memindahkannya dari tempat teduh.
4. Seberapa sering saya harus menyiram tanaman gantung?
Tidak ada jadwal baku karena kebutuhan air bergantung pada jenis tanaman, ukuran pot, suhu, dan angin. Cek media dengan jari sedalam satu ruas. Siram jika terasa kering, dan biarkan hoya, untaian hati, serta sukulen mengering lebih lama di antara siraman.
5. Apakah tanaman gantung aman untuk kucing dan anjing?
Tidak semuanya. Sirih gading, philodendron, dan scindapsus mengandung kalsium oksalat yang mengiritasi mulut jika tergigit. Lili paris, pakis Boston, dan hoya umumnya tercantum aman dalam basis data ASPCA. Meski begitu, letakkan tanaman di tempat tinggi dan cek tiap spesies sebelum membeli.
Aqilla Putri Pasla, seorang pengamat lingkungan yang berfokus pada ekologi, konservasi, dan gaya hidup berkelanjutan melalui Konten yang berbasis fakta, tips praktis, serta wawasan edukatif.



