7 Tanaman Hias Cocok untuk Area Teduh di Rumah

Tanaman Hias Cocok untuk Area Teduh di Rumah

Tanaman Hias Cocok untuk Area Teduh di Rumah

Tanaman hias yang cocok untuk area teduh di rumah mencakup aglaonema, lidah mertua, peace lily, janda bolong, calathea, sirih gading, dan bromelia. Semua tanaman ini beradaptasi dengan cahaya tidak langsung. Meski demikian, tanaman tetap butuh sedikit cahaya, penyiraman yang terkontrol, dan media tanam dengan drainase baik agar akar tidak membusuk. keke membantu kamu memilih, menempatkan, dan merawat tanaman tahan teduh agar tetap hijau.

Apa yang Dimaksud dengan Area Teduh?

Area teduh adalah tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung, tetapi masih menerima cahaya tidak langsung. Karena itu, istilah “teduh” berbeda dengan “gelap total”. Hampir semua tanaman hias membutuhkan cahaya untuk berfotosintesis, sehingga tanaman minim cahaya pun tetap perlu sumber cahaya.

Selain itu, tingkat teduh berbeda-beda di setiap rumah. Berikut tiga kategori yang mudah kamu kenali.

Tingkat teduhCiri tempatContoh lokasiTanaman yang sesuai
Teduh terangDekat jendela atau pintu kaca, tanpa sinar langsungRuang tamu, teras berkanopiJanda bolong, calathea, bromelia, sirih gading
Teduh sedangCahaya masuk dari kejauhan, bayangan tangan tampak samarRuang keluarga, koridorAglaonema, peace lily
Teduh gelapCahaya sangat redup, hanya mengandalkan lampu ruanganSudut kamar, ruang tanpa jendelaLidah mertua, dengan perawatan hemat air

Keterangan: pembagian ini bersifat panduan praktis, bukan ukuran baku. Hasil akhir bergantung pada jenis kultivar dan kondisi ruangan.

Cara Menguji Tingkat Teduh Ruanganmu

Kamu bisa menguji ruangan tanpa alat khusus. Ikuti langkah berikut pada siang hari yang cerah.

  1. Letakkan telapak tangan sekitar 30 cm di atas lokasi calon pot.
  2. Perhatikan bayangan yang muncul di bawah tanganmu.
  3. Jika bayangan tegas, tempat itu tergolong teduh terang.
  4. Jika bayangan samar, tempat itu tergolong teduh sedang.
  5. Jika bayangan nyaris tidak tampak, tempat itu tergolong teduh gelap.

Sebagai alternatif, kamu bisa memakai aplikasi pengukur cahaya di ponsel. Meskipun hasilnya tidak presisi, angkanya cukup membantu untuk membandingkan satu sudut dengan sudut lain.

Daftar Tanaman Hias Cocok untuk Area Teduh di Rumah

Setiap tanaman di bawah ini dibuka dengan jawaban singkat, lalu dilengkapi tips perawatan. Selain itu, kamu bisa menyesuaikan pilihan dengan tabel tingkat teduh di atas.

1. Aglaonema (Sri Rejeki)

Aglaonema adalah tanaman daun berwarna hijau hingga merah yang tahan cahaya rendah. Selain itu, pertumbuhannya lambat, sehingga kamu jarang perlu memangkas atau mengganti pot.

Namun, kultivar berdaun merah atau merah muda biasanya butuh cahaya lebih terang agar warnanya tetap menyala. Sebaliknya, kultivar berdaun hijau pekat lebih santai di tempat yang redup. Siram tanaman ini setelah permukaan media terasa kering di ujung jari.

2. Lidah Mertua (Sansevieria)

Lidah mertua adalah tanaman paling toleran terhadap tempat redup dan lupa disiram. Para ahli botani kini memasukkan jenis ini ke genus Dracaena, tetapi nama Sansevieria masih umum dipakai di toko tanaman.

Selain itu, daunnya yang tegak memberi kesan modern dan minimalis. Karena menyimpan air di daun, tanaman ini lebih mudah mati karena terlalu basah daripada terlalu kering. Oleh sebab itu, biarkan media benar-benar kering sebelum kamu menyiram lagi.

3. Peace Lily (Spathiphyllum)

Peace lily menyukai cahaya redup hingga sedang dan udara yang lembap. Daunnya hijau gelap mengilap, sementara “bunga” putihnya sebenarnya daun pelindung bunga (spatha).

Tanaman ini mudah dibaca kondisinya. Ketika kekurangan air, daunnya terkulai, lalu tegak kembali setelah kamu menyiramnya. Di sisi lain, cahaya terlalu terang justru membuat daunnya menguning.

4. Janda Bolong (Monstera adansonii)

Janda bolong tumbuh optimal pada cahaya terang tidak langsung, jadi tempat teduh terang cocok untuknya. Di alam, tanaman ini merambat di bawah naungan pohon besar.

Karena itu, kamu bisa menanamnya di pot gantung atau memberinya turus lumut untuk memanjat. Namun, cahaya yang terlalu redup membuat batangnya memanjang dan daunnya kecil. Jika itu terjadi, geser pot ke area yang lebih terang.

5. Calathea

Calathea cocok untuk teduh terang dengan kelembapan tinggi. Daunnya bermotif detail, dan pada banyak jenis, daun bergerak naik-turun mengikuti pola siang dan malam.

Selain itu, calathea sensitif terhadap sinar langsung dan air berkaporit atau sangat sadah. Karena itu, endapkan air keran semalam sebelum kamu memakainya. Tanaman ini juga lebih betah di ruangan dengan udara stabil, tanpa embusan langsung dari AC atau kipas.

6. Sirih Gading (Epipremnum aureum)

Sirih gading adalah tanaman merambat yang kuat dan fleksibel. Kamu bisa menumbuhkannya di pot gantung, di rak, atau bahkan di botol berisi air.

Selain itu, perbanyakan lewat stek sangat mudah. Pada cahaya redup, corak kuning atau putih pada daunnya biasanya memudar. Meskipun begitu, tanamannya tetap hidup dan hijau.

7. Bromelia

Bromelia cocok untuk teras teduh atau area di bawah pohon. Tanaman ini membentuk roset daun yang membentuk “cawan”, dan banyak jenis menyimpan air di bagian tengahnya.

Sementara itu, akarnya relatif kecil, jadi pot dangkal sudah cukup. Isi cawan dengan sedikit air bersih, lalu bilas sesekali agar tidak menjadi sarang jentik nyamuk.

Ringkasan Perbandingan Tanaman Tahan Teduh

TanamanToleransi cahaya rendahKebutuhan airTingkat kesulitanKeamanan untuk hewan peliharaan*
AglaonemaSedang hingga tinggiSedangMudahBeracun
Lidah mertuaTinggiRendahSangat mudahBeracun
Peace lilySedangSedang hingga tinggiMudahBeracun
Janda bolongSedangSedangMudahBeracun
CalatheaSedangSedang, butuh lembapMenengahUmumnya aman
Sirih gadingTinggiSedangSangat mudahBeracun
BromeliaSedangSedangMudahUmumnya aman

*Keterangan: kolom terakhir merujuk pada daftar tanaman beracun dari ASPCA. Cek ulang spesies atau kultivar yang kamu beli, lalu hubungi dokter hewan jika hewan peliharaanmu mengunyah tanaman.

Tanaman untuk Teras Teduh

Tanaman untuk teras teduh punya tantangan berbeda dari tanaman dalam ruangan. Teras menghadapi hujan, angin, dan suhu yang berubah-ubah. Karena itu, pilih jenis yang tahan kelembapan dan embusan angin ringan.

Bromelia, sirih gading, dan lidah mertua biasanya paling mudah beradaptasi di teras berkanopi. Sebaliknya, calathea dan peace lily lebih aman berada di teras tertutup yang terlindung dari angin kencang. Selain itu, pastikan pot punya lubang drainase agar air hujan tidak menggenang.

Tips Merawat Tanaman Minim Cahaya

Pertama, siram lebih jarang daripada tanaman di tempat terang. Di tempat teduh, tanah lebih lama kering, sehingga risiko akar busuk meningkat. Karena itu, cek kelembapan media dengan jari sedalam dua ruas sebelum menyiram.

Kedua, pakai pot berlubang dan media yang gembur. Kamu bisa mencampur tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang matang.

Ketiga, bersihkan debu pada daun dengan kain lembap. Dengan demikian, daun menangkap cahaya dengan lebih baik.

Keempat, putar pot secara berkala. Akibatnya, pertumbuhan daun lebih merata dan tidak condong ke satu arah.

Kelima, tambahkan lampu tumbuh jika ruangan benar-benar gelap. Lampu tumbuh berspektrum luas dapat menggantikan cahaya alami di sudut tanpa jendela.

Mitos yang Perlu Kamu Luruskan

Banyak artikel menyebut tanaman hias sebagai pembersih udara andal. Klaim ini sering merujuk pada studi NASA yang menguji tanaman di ruang tertutup dalam skala laboratorium. Namun, para peneliti lainnya kemudian menilai bahwa jumlah tanaman yang dibutuhkan untuk membersihkan udara rumah jauh lebih besar daripada yang realistis. Karena itu, anggap tanaman sebagai dekorasi yang menyejukkan mata, bukan pengganti ventilasi.

Klaim lain menyebut lidah mertua “menghasilkan banyak oksigen di malam hari”. Memang, tanaman ini memakai jalur fotosintesis CAM, sehingga stomatanya lebih terbuka saat malam. Meskipun begitu, jumlah oksigen yang dihasilkan kecil, sehingga tidak bermakna bagi kualitas udara kamar.

Kamu menanam apa di sudut teduh rumahmu? Ceritakan pengalamanmu di medsos. Selain itu, simpan artikel ini agar kamu mudah menemukannya saat memilih tanaman berikutnya, dan bagikan ke temanmu yang masih bingung mengisi sudut rumah yang redup.

Baca juga:

FAQ

1. Apa tanaman hias yang paling tahan di tempat teduh?

Lidah mertua termasuk yang paling tahan di tempat teduh karena toleran terhadap cahaya redup dan jarang butuh air. Aglaonema dan sirih gading juga tangguh. Meski begitu, semua tanaman tetap butuh cahaya tidak langsung, jadi hindari menaruhnya di ruangan yang benar-benar gelap tanpa lampu tumbuh.

2. Apakah tanaman hias bisa hidup tanpa sinar matahari sama sekali?

Tidak bisa. Tanaman memerlukan cahaya untuk berfotosintesis, tetapi cahaya itu tidak harus berasal dari matahari langsung. Cahaya tidak langsung dari jendela atau lampu tumbuh sudah cukup bagi tanaman tahan teduh. Jika ruangan nyaris tanpa cahaya, tanaman akan melemah, daunnya menguning, dan akhirnya mati.

3. Berapa sering menyiram tanaman di area teduh?

Tidak ada jadwal baku, karena kelembapan ruangan dan jenis media memengaruhi kecepatan tanah mengering. Cara aman adalah mengecek media dengan jari sedalam dua ruas. Siram hanya ketika bagian itu terasa kering. Di tempat teduh, tanah lebih lama kering, sehingga kamu perlu menyiram lebih jarang.

4. Apakah tanaman di area teduh aman untuk hewan peliharaan?

Tidak semua aman. ASPCA mencantumkan peace lily, aglaonema, lidah mertua, janda bolong, dan sirih gading sebagai tanaman beracun bagi kucing dan anjing. Calathea dan bromelia umumnya lebih aman. Letakkan tanaman beracun di tempat yang tidak terjangkau, lalu hubungi dokter hewan jika hewanmu mengunyahnya.

5. Tanaman apa yang cocok untuk teras teduh?

Bromelia, sirih gading, dan lidah mertua cocok untuk teras teduh yang berkanopi karena tahan kelembapan dan perubahan suhu ringan. Pilih pot dengan drainase lancar agar air hujan tidak menggenang. Kamu bisa menambah calathea atau peace lily jika teras terlindung dari angin kencang.

Scroll to Top