Apa Saja Jenis Bunga Kamboja? 6 Jenis Populer dan Cirinya

Jenis Bunga Kamboja

Jenis Bunga Kamboja

Jenis bunga kamboja yang paling sering kamu temui di Indonesia adalah Plumeria rubra, Plumeria alba, Plumeria obtusa, dan Plumeria pudica. Selain keempatnya, ada Plumeria stenophylla yang berdaun ramping serta kerabat dekat berbunga indah dari genus Adenium. Setiap jenis punya warna, aroma, bentuk daun, dan kebutuhan perawatan yang berbeda. Dengan memahami perbedaannya, kamu bisa memilih kamboja yang cocok untuk halaman, pot, atau taman mungilmu.

Mengenal Bunga Kamboja (Frangipani) Secara Singkat

Kamboja, atau semboja, adalah tanaman tropis berbentuk pohon kecil dengan batang tebal, daun yang tersusun jarang, dan getah putih seperti susu. Para ahli botani memberinya nama Plumeria untuk menghormati Charles Plumier, pakar botani asal Prancis. Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan, lalu menyebar luas ke Asia Tenggara. Di Bali, masyarakat menanamnya di pura dan sudut kampung. Di banyak daerah lain, orang menanamnya sebagai pohon peneduh dan penanda area pemakaman.

Kamu bisa membedakan jenis kamboja lewat lima ciri utama:

  • bentuk dan ujung daun,
  • warna dan jumlah kelopak,
  • kekuatan aroma,
  • tinggi pohon,
  • sifat daun, apakah gugur saat kemarau atau tetap hijau.

Daftar Jenis Bunga Kamboja yang Populer

1. Plumeria Rubra (Kamboja Merah)

Plumeria rubra memiliki variasi warna paling beragam, mulai dari merah, merah muda, jingga, kuning, sampai putih. Kelopaknya tebal, lebar, dan sedikit menggulung di tepi. Tanaman asal Meksiko dan Amerika Tengah itu bisa tumbuh setinggi 4 hingga 8 meter. Aromanya manis dan kuat, sering digambarkan seperti perpaduan melati dan vanila. Saat cuaca dingin atau musim kering, pohonnya menggugurkan daun.

2. Plumeria Alba (Kamboja Putih)

Plumeria alba menampilkan kelopak putih bersih dengan pusat kuning cerah. Daunnya lonjong dan meruncing, tersusun spiral di ujung dahan. Tanaman asal Puerto Riko dan Kepulauan Antilles Kecil itu mencapai tinggi sekitar 4 sampai 7 meter, dengan tajuk berbentuk payung. Aromanya harum. Tanah kering hingga lembap sedang paling cocok untuknya, karena akar yang terlalu basah mudah membusuk.

3. Plumeria Obtusa (Kamboja Cempaka atau Singapore Graveyard Flower)

Plumeria obtusa mudah kamu kenali dari ujung daunnya yang tumpul membulat dan permukaannya yang mengilap. Bunganya putih dengan aroma lembut. Tinggi pohon dewasa sekitar 3 sampai 4 meter, sehingga cocok sebagai peneduh halaman. Tanaman ini sering tertukar dengan kamboja alba, padahal bentuk daunnya jelas berbeda.

4. Plumeria Pudica (Kamboja Pengantin)

Plumeria pudica, atau bridal bouquet, berasal dari Panama, Kolombia, dan Venezuela. Daunnya berbentuk seperti biola atau tudung kobra dan tetap hijau sepanjang tahun. Bunganya putih dengan pusat kuning, mekar lebat hampir sepanjang tahun, dan nyaris tanpa aroma. Pohonnya bercabang rapat dan tingginya sekitar 4 meter. Perawatannya mudah dan tahan terik, sehingga banyak pemula memilihnya.

5. Plumeria Stenophylla

Plumeria stenophylla berdaun sempit, panjang, dan tipis, dengan cabang ramping yang membentuk siluet ringan. Bunganya kecil, tetapi aromanya harum dan tajam. Tanaman berbunga mungil itu cocok untuk kamu yang menyukai tampilan anggun.

6. Adenium (Kamboja Jepang atau Desert Rose)

Adenium bukan bagian dari genus Plumeria, tetapi masih satu keluarga (Apocynaceae) dan sering orang sebut sebagai kamboja jepang. Beberapa jenisnya:

  • Adenium obesum berasal dari Afrika dan Jazirah Arab. Di Indonesia, tinggi tanamannya biasanya hanya 1 sampai 2 meter, dengan batang menggembung dan bunga merah muda hingga merah.
  • Adenium multiflorum berbunga bintang dengan warna merah tua, merah cerah, dan putih.
  • Adenium swazicum mudah dirawat, berbunga merah muda cerah hingga ungu, tetapi pertumbuhannya lambat sebelum berbunga.

Tabel Perbandingan Jenis Bunga Kamboja

JenisAsalWarna BungaCiri KhasAromaTinggi
Plumeria rubraMeksiko, Amerika TengahMerah, pink, jingga, kuning, putihKelopak tebal, daun gugur saat dinginSangat harum4–8 m
Plumeria albaPuerto Riko, Antilles KecilPutih, pusat kuningDaun lonjong meruncingHarum4–7 m
Plumeria obtusaBenua AmerikaPutihUjung daun tumpul, mengilapLembut3–4 m
Plumeria pudicaPanama, Kolombia, VenezuelaPutih, pusat kuningDaun menyerupai biola, hijau sepanjang tahunNyaris tanpa aroma±4 m
Plumeria stenophyllaAmerika SelatanPutihDaun sempit, bunga kecilKuatSemak kecil
Adenium obesumAfrika, Jazirah ArabMerah muda, merahBatang membesarRingan1–2 m di Indonesia

Cara Memilih Jenis Kamboja yang Tepat

Mulailah dari tujuan tanammu. Jika kamu mencari aroma kuat, pilih Plumeria rubra atau stenophylla. Jika kamu menginginkan pohon peneduh, Plumeria alba atau obtusa lebih cocok. Untuk kebun mungil atau pot, Plumeria pudica dan Adenium adalah pilihan praktis karena ukurannya ringkas.

Dari pengamatan keke, kamboja berbunga lebat saat mendapat sinar matahari penuh minimal enam sampai delapan jam sehari. Siram tanaman seminggu sekali ketika permukaan tanah terasa kering sedalam sekitar 2,5 cm. Untuk kamboja dalam pot, beri pupuk berfosfor tinggi sebulan sekali selama musim tumbuh. Perbanyakan lewat stek batang juga mudah, sehingga kamu bisa mencoba sendiri di rumah. Catat pula pengalamanmu sendiri, misalnya warna yang paling cepat berbunga di halamanmu, karena catatan semacam itu sangat berguna bagi sesama penghobi.

Mitos dan Fakta tentang Kamboja

Banyak orang mengaitkan kamboja dengan suasana mistis karena sering tumbuh di area pemakaman. Faktanya, orang menanamnya di sana sebagai peneduh dan penanda lokasi, bukan karena sifat gaibnya. Di Bali, kamboja justru hadir dalam upacara keagamaan dan menjadi bagian penting kebudayaan. Selain itu, getah putihnya bisa menyebabkan iritasi kulit, jadi kenakan sarung tangan saat memangkas.

Kamboja menawarkan banyak pilihan: warna cerah Plumeria rubra, kelembutan Plumeria obtusa, kemudahan Plumeria pudica, hingga keunikan Adenium. Pilih jenis yang sesuai dengan lahan dan seleramu, lalu rawat dengan sabar. Kalau artikel tersebut bermanfaat, bagikan ke teman atau keluarga yang gemar berkebun. Tulis juga di medsosmu, jenis kamboja apa yang tumbuh di rumahmu?

Baca juga:

FAQ

1. Apa saja jenis bunga kamboja yang paling populer?

Jenis yang paling populer adalah Plumeria rubra, Plumeria alba, Plumeria obtusa, dan Plumeria pudica. Adenium, atau kamboja jepang, juga banyak dipelihara sebagai tanaman hias.

2. Apa perbedaan kamboja alba dan kamboja obtusa?

Kamboja alba berdaun lonjong dengan ujung meruncing, sedangkan kamboja obtusa berdaun tumpul dan mengilap. Aroma alba lebih harum, sedangkan obtusa lebih lembut.

3. Jenis kamboja apa yang paling mudah dirawat?

Plumeria pudica termasuk yang paling mudah karena tahan panas, tumbuh baik di bawah sinar matahari penuh, dan berbunga hampir sepanjang tahun. Adenium swazicum juga mudah dirawat, tetapi lambat berbunga.

4. Apakah semua kamboja berbau harum?

Tidak. Plumeria rubra, alba, dan stenophylla beraroma harum, sedangkan Plumeria pudica nyaris tanpa aroma dan Plumeria obtusa hanya berbau lembut.

5. Bagaimana cara memperbanyak bunga kamboja?

Cara termudah adalah stek batang. Potong cabang sehat sepanjang 30 sampai 40 cm, keringkan bekas potongan selama beberapa hari, lalu tanam di media porus yang tidak menggenang.

Scroll to Top